Rabu, 28 Oktober 2026
21:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Gen homeotik

Bagikan:

Gen homeotik adalah gen yang mengatur perkembangan struktur anatomi pada berbagai organisme seperti echinodermata,[1] serangga, mamalia, dan tumbuhan. Gen homeotik sering mengkode protein faktor transkripsi, dan protein ini memengaruhi perkembangan dengan mengatur jaringan gen hilir yang terlibat dalam pola tubuh.[2]

Mutasi pada gen homeotik menyebabkan bagian tubuh yang bergeser (homeosis), seperti antena yang tumbuh di bagian posterior lalat, alih-alih di kepala.[3] Mutasi yang menyebabkan perkembangan struktur ektopik biasanya mematikan.[4]

Jenis

Terdapat beberapa subset gen homeotik. Subset ini mencakup banyak gen Hox dan ParaHox yang penting untuk segmentasi.[5] Gen Hox ditemukan pada hewan bilateral, termasuk Drosophila (di mana gen ini pertama kali ditemukan) dan manusia. Gen Hox merupakan subset dari gen homeobox. Gen Hox seringkali terkonservasi antar spesies, sehingga beberapa gen Hox pada Drosophila homolog dengan gen pada manusia. Secara umum, gen Hox berperan dalam mengatur ekspresi gen serta membantu perkembangan dan penetapan struktur spesifik selama pertumbuhan embrio. Hal ini dapat berkisar dari segmentasi pada Drosophila hingga perkembangan sistem saraf pusat (SSP) pada vertebrata.[6] Baik Hox maupun ParaHox dikelompokkan sebagai gen mirip HOX (HOXL), subset dari kelas ANTP (dinamai berdasarkan gen Drosophila, Antennapedia).[7]

Gen-gen ini juga mencakup gen yang mengandung MADS-box yang terlibat dalam model ABC perkembangan bunga.[8] Selain tumbuhan penghasil bunga, motif MADS-box juga terdapat pada organisme lain seperti serangga, khamir, dan mamalia. Motif ini memiliki beragam fungsi, tergantung pada organismenya, termasuk perkembangan bunga, transkripsi proto-onkogen, dan regulasi gen pada sel tertentu (seperti sel otot).[9]

Meskipun istilah-istilah tersebut sering dipertukarkan, tidak semua gen homeotik merupakan gen Hox; gen MADS-box bersifat homeotik tetapi bukan gen Hox. Dengan demikian, gen Hox merupakan subset dari gen homeotik.

Drosophila melanogaster

500px-Homeotic_selector_gene_complexes.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kompleks gen selektor homeotik pada lalat buah Drosophila melanogaster

Salah satu organisme model yang paling umum dipelajari terkait gen homeotik adalah lalat buah Drosophila melanogaster. Gen Hox homeotiknya terdapat di kompleks Antennapedia (ANT-C) atau kompleks Bithorax (BX-C) yang ditemukan oleh Edward B. Lewis.[10] Masing-masing kompleks berfokus pada area perkembangan yang berbeda. Kompleks Antennapedia terdiri dari lima gen, termasuk proboscipedia, dan terlibat dalam perkembangan bagian depan embrio, membentuk segmen kepala dan toraks.[11] Kompleks bithorax terdiri dari tiga gen utama dan terlibat dalam perkembangan bagian belakang embrio, yaitu abdomen dan segmen posterior toraks.[12]

Selama perkembangan (dimulai pada tahap blastoderm embrio), gen-gen ini terus-menerus diekspresikan untuk menetapkan struktur dan peran pada berbagai segmen tubuh lalat.[13]

Penelitian

Banyak penelitian telah dilakukan pada gen homeotik di berbagai organisme, mulai dari pemahaman dasar tentang cara kerja molekul, mutasi, hingga bagaimana gen homeotik memengaruhi tubuh manusia. Perubahan tingkat ekspresi gen homeotik dapat berdampak negatif pada organisme. Misalnya, dalam sebuah penelitian, fitoplasma patogen menyebabkan gen homeotik pada tumbuhan berbunga mengalami peningkatan atau penurunan regulasi yang signifikan. Hal ini menyebabkan perubahan fenotip yang parah, termasuk pengerdilan, cacat pada putik, hipopigmentasi, dan perkembangan struktur seperti daun pada sebagian besar organ bunga.[14] Dalam penelitian lain, ditemukan bahwa gen homeotik Cdx2 bertindak sebagai penekan tumor. Pada tingkat ekspresi normal, gen tersebut mencegah tumorgenesis dan kanker kolorektal ketika terpapar karsinogen; namun, ketika Cdx2 tidak diekspresikan dengan baik, karsinogen menyebabkan perkembangan tumor.[15] Penelitian-penelitian ini, bersama dengan banyak penelitian lainnya, menunjukkan pentingnya gen homeotik bahkan setelah perkembangan.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Popodi, Ellen; et al. (1996). "Sea Urchin Hox Genes: Insights into the Ancestral Hox Cluster". Mol. Biol. Evol. 13 (8): 1078–1086. doi:10.1093/oxfordjournals.molbev.a025670. PMID 8865662.
  2. ↑ Hirth F, Hartmann B, Reichert H (Mei 1998). "Homeotic gene action in embryonic brain development of Drosophila". Development. 125 (9): 1579–89. doi:10.1242/dev.125.9.1579. PMID 9521896.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Bürglin TR (2013). "Homeotic Mutation". Brenner's Encyclopedia of Genetics (Edisi 2nd). hlm. 510–511. doi:10.1016/B978-0-12-374984-0.00727-0. ISBN 978-0-08-096156-9.
  4. ↑ Andrew DJ, Horner MA, Petitt MG, et al. (Maret 1, 1994). "Setting limits on homeotic gene function: restraint of Sex combs reduced activity by teashirt and other homeotic genes". EMBO Journal. 13 (5): 1132–44. doi:10.1002/j.1460-2075.1994.tb06362.x. PMC 394922. PMID 7907545.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Young T, Rowland JE, van de Ven C, et al. (Oktober 2009). "Cdx and Hox genes differentially regulate posterior axial growth in mammalian embryos". Dev. Cell. 17 (4): 516–26. doi:10.1016/j.devcel.2009.08.010. PMID 19853565.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Akin ZN, Nazarali AJ (2005). "Hox Genes and Their Candidate Downstream Targets in the Developing Central Nervous System". Cellular and Molecular Neurobiology. 25 (3–4): 697–741. doi:10.1007/s10571-005-3971-9. PMC 11529567. PMID 16075387. S2CID 9804218.
  7. ↑ Holland, Peter WH; Booth, H Anne F; Bruford, Elspeth A (2007). "Classification and nomenclature of all human homeobox genes". BMC Biology. 5 (1): 47. doi:10.1186/1741-7007-5-47. PMC 2211742. PMID 17963489.
  8. ↑ Theissen G (2001). "Development of floral organ identity: stories from the MADS house". Curr. Opin. Plant Biol. 4 (1): 75–85. Bibcode:2001COPB....4...75T. doi:10.1016/S1369-5266(00)00139-4. PMID 11163172.
  9. ↑ Shore P, Sharrocks AD (1995). "The MADS-box family of transcription factors". European Journal of Biochemistry. 229 (1): 1–13. doi:10.1111/j.1432-1033.1995.0001l.x. PMID 7744019.
  10. ↑ Heuer JG, Kaufman TC (Mei 1992). "Homeotic genes have specific functional roles in the establishment of the Drosophila embryonic peripheral nervous system". Development. 115 (1): 35–47. doi:10.1242/dev.115.1.35. PMID 1353440.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Randazzo FM, Cribbs DL, Kaufman TC (Sep 1991). "Rescue and regulation of proboscipedia: a homeotic gene of the Antennapedia Complex". Development. 113 (1): 257–71. doi:10.1242/dev.113.1.257. PMID 1684932.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Maeda RK, Karch F (Apr 2006). "The ABC of the BX-C: the bithorax complex explained". Development. 133 (8): 1413–22. doi:10.1242/dev.02323. PMID 16556913.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Breen TR, Harte PJ (Januari 1993). "trithorax regulates multiple homeotic genes in the bithorax and Antennapedia complexes and exerts different tissue-specific, parasegment-specific and promoter-specific effects on each". Development. 117 (1): 119–34. doi:10.1242/dev.117.1.119. PMID 7900984.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Himeno M, Neriya Y, et al. (Juli 1, 2011). "Unique morphological changes in plant pathogenic phytoplasma-infected petunia flowers are related to transcriptional regulation of floral homeotic genes in an organ-specific manner". The Plant Journal. 67 (6): 971–79. doi:10.1111/j.1365-313X.2011.04650.x. PMID 21605209.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Bonhomme C, Duluc I, et al. (Oktober 2003). "The Cdx2 homeobox gene has a tumour suppressor function in the distal colon in addition to a homeotic role during gut development". Gut. 52 (10): 1465–71. doi:10.1136/gut.52.10.1465. PMC 1773830. PMID 12970140.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan