Jumat, 23 Oktober 2026
21:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Murad Bey

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Murad Bey" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Murad Bey (1853-1914) ialah wartawan dan sejarawan yang dikenal dengan julukan Mizanji sesuai nama surat kabarnya al-Mizan.

Dilahirkan di Taflis dan menempuh studi di Kekaisaran Rusia lalu diutus ke Kesultanan Utsmaniyah, bekerja sebagai pengajar sejarah di Sekolah Kesultanan pada masa Sultan Abdul Hamid II dan mulai terkenal. Ia mahir berbahasa Rusia dan Prancis di samping bahasa ibunya Turki.

Ia bekerja sebagai tenaga administratif pada Dewan Umum untuk waktu yang lama. Ia melarikan diri ke Mesir di samping Eropa karena menentang Sultan Abdul Hamid II, tetapi kembali ke Istanbul dan menjadi anggota Syura Negara. Saat di Eropa, ia menerbitkan surat kabarnya al-Mizan.

Saat kembali ke negerinya ia menerbitkan surat kabar itu dengan ‘baju’ yang lain. Ia menentang gerakan Persatuan dan Kemajuan dan karena itu para anggotanya mencibirnya sebagai penyebab Peristiwa 31 Maret, dan bekerja buat kepentingan Sultan Abdul Hamid II. Maka sempurnalah pengasingan Murad Bey, tetapi setelah itu ia kembali ke Istanbul sampai saat kematiannya dan dimakamkan di sana. Ia telah menulis buku Sejarah Umum yang terbagi menjadi 6 jilid, di samping buku lainnya Sejarah Utsmani. Sebelum Revolusi 1908 telah menulis 2 buku di samping buku lain, yakni Tarikh Abul Faruq, yakni buku sejarah yang terpisah tentang Kesultanan Utsmaniyah yang hanya diterbitkan sebanyak 6 jilid.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan