Sabtu, 26 September 2026
16:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Muhammad Yusof

Dato' Haji Muhammad Yusof (17 September 1900 – 22 Desember 1980) adalah adik Pendita Za'ba. Ia mendapat pendidikan awal di Sekolah Melayu Batu Kikir pada tahun 1907. Pada tahun 1908 ia pindah ke Sekolah Melayu Linggi saat ayahnya pindah kembali ke tempat asalnya di Kampung Linggi. Pada tahun 1909 ia meneruskan pelajarannya di Kolej Melayu di Kuala Kangsar hingga lulus Senior Cambridge. Atas dorongan R.O Winstedt, dia meninggalkan cita-citanya untuk menjadi seorang dokter dan terjun menjadi seorang pendidik setelah tamat pendidikan di Sekolah Tinggi Melayu Melaka.

Jabatan penting yang pernah dipegang oleh Muhammad Yusof antara lain ialah Penolong Nazirr Sekolah-Sekolah Selangor (1920), Wakil Ketua Maktab Perguruan Sultan Idris, Tanjung Malim (1940) dan kemudian menyambung kembali jabatan tersebut setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua hingga pensiun pada tahun 1951. Ia juga pernah menjadi dosen di Sekolah Bahasa Asing di Universitas Tenri di Jepang (1943), Komisaris Pengakap Persekutuan (1957-1960), Sekretaris pribadi dari Yang di Pertuan Agung Pertama (1958) dan anggota Majelis Musyawarah Persekutuan. Ia juga mendirikan Persatuan Guru-Guru Melayu Selangor pada tahun 1921 dan terpilih sebagai Tokoh Guru Kebangsaan pada tahun 1979. Ia meninggal dunia pada 22 Desember 1980 di Kampung Linggi.

Walaupun telah pensiun dari jabatan, ia terus bergiat dalam masyarakat setempat di Linggi yang bertujuan memajukan masyarakat setempat. Selama beberapa tahun, ia menjadi Pengurus Lembaga Pengelola dan juga Ketua PIBG Sekolah Menengah Linggi. Karena menghargai ketokohannya serta mengenang jasanya terhadap sekolah ini maka pada 21 Agustus 1982 Sekolah Menengan Linggi secara resmi diganti namanya menjadi Sekolah Menengah Datuk Muhammad Yusof. Peresmian tersebut telah dilakukan oleh Dato' Seri Utama Tan Sri Haji Mohd. Isa bin Dato' Haji Abd. Samad, Menteri Besar Negeri Sembilan. Dengan ini nama almarhum telah diabadikan di sekolah ini

Pranala luar


Flag of MalaysiaBiography icon

Artikel bertopik biografi Malaysia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan