Senin, 02 November 2026
23:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Muara Pegah

Muara Pegah

muara di Indonesia

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Muara Pegah" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Muara_Pegah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kapal sedang berlayar di muara pegah

Muara Pegah adalah muara yang menghubungkan Sungai Mahakam dan laut lepas/Selat Makassar, merupakan satu muara di antara sekian banyak muara dari sungai mahakam di Kalimantan Timur.[butuh rujukan] Muara Pegah adalah muara yang terbesar dan terdalam dari semua muara sungai mahakam yang ada.[butuh rujukan]

Fungsi penting muara pegah untuk pelayaran

Muara pegah dapat dilayari oleh kapal kecil sampai kapal kargo besar.[butuh rujukan] Setiap hari muara pegah selalu ramai oleh lalu lalang kapal-kapal yang keluar masuk sungai mahakam. Kapal-kapal kargo pengangkut barang dari pelabuhan besar lainnya masuk melewati muara pegah untuk sampai ke Pelabuhan Samarinda.[butuh rujukan] Sedangkan tongkang yang ditarik kapal tug boat dengan muatan batubara dan kayu gelondongan keluar melalui muara ini juga untuk melanjutkan pelayaran ke pelabuhan berikutnya.[butuh rujukan] Kedalaman air di alur pelayaran muara pegah adalah 15 meter untuk yang terdalam, sedangkan yang terdangkal adalah 5 meter.[butuh rujukan] Kapal-kapal kecil dapat melewati muara pegah kapan saja, untuk kapal besar harus memperhatikan keadaan arus pasang surut. Kapal besar hanya boleh masuk dan keluar jika air sudah pasang dengan dipandu oleh petugas dari Stasiun Kepanduan yang ada dimuara pegah.[butuh rujukan] Untuk sarana komunikasi antara kapal dan Stasiun Kepanduan Muara Pegah adalah lewat frekuensi radio VHF pada channel 12 dan 16.[butuh rujukan]

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan