Senin, 12 Oktober 2026
06:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Mpu Narotama

Bagikan:

Mpu Narotama adalah Patih kerajaan Kahuripan zaman Airlangga yang setia menemani sejak masa pelarian sampai masa pemerintahan majikannya itu.Petilasan Mahapatih Narotama didekat petirtaan Jolotundo Trawas mojokerto.

Peran Awal Narotama

Menurut prasasti Pucangan, Airlangga dan Narotama berasal dari Bali. Keduanya datang ke Jawa tahun 1006. Airlangga kemudian menikah dengan sepupunya, yaitu putri Dharmawangsa Teguh. Tiba-tiba pesta perkawinan diserang mendadak oleh Raja Wurawari dari Kadipaten Lwaram,kadipaten vasal bawahan Kerajaa medang yang memberontak.

Dharmawangsa Teguh tewas dalam serangan itu. Airlangga dikawal Narotama berhasil meloloskan diri ke hutan pegunungan yang kini menjadi wilayah Wanagiri/Wonogiri,lalu melanjutkan perjalanan ke Tamwlang (tembelang jombang),Watugaluh (watugaluh diwek jombang),dan Jolotundho (trawas mojokerto).

Jabatan Narotama

Pada tahun 1009 utusan rakyat meminta agar Airlangga membangun kembali kerajaan wangsa Isyana. Airlangga pun menjadi raja sedangkan Narotama menjabat sebagai rakryan kanuruhan. Berdasarkan prasasti-prasasti diketahui gelar lengkap Narotama adalah Rakryan Kanuruhan Mpu Dharmamurti Narottama Danasura. Nama ini masih ada sampai tahun 1041 (prasasti Pucangan).

Pada tahun 1032 Airlangga didampingi Rakryan Kanuruhan Mpu Narottama dan Rakryan Kuningan Mpu Niti berhasil membalaskan dendam wangsa Isyana dengan mengalahkan Raja Wurawari.

Kepustakaan

  • Slamet Muljana. 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan