Senin, 26 Oktober 2026
18:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Mohammad Yunus Khalis

Mohammad Yunus Khalis

Bagikan:
Infobox orangMohammad Yunus Khalis
330px-Mohammad_Yunus_Khalis_1987.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahirank. 1919 Suntingan nilai di Wikidata
Provinsi Nangarhar (Keamiran Afganistan) Suntingan nilai di Wikidata
Kematian19 Juli 2006 Suntingan nilai di Wikidata (86/87 tahun)
Data pribadi
AgamaIslām Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanDarul Ulum Haqqania Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus Suntingan nilai di Wikidata
Partai politikHezbe Islami (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariAbdul Halim Zarobwi Suntingan nilai di Wikidata
KonflikPerang Uni Soviet-Afganistan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
AnakAnwar ul Haq Mujahid (en) Terjemahkan,Matiul Haq Khalis (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Maulavi Mohammad Yunus Khalis (sebutan lainnya Yunis dan Younas)(1919- 19 Juli 2006) adalah komando mujahidin di Afganistan selama Perang Soviet-Afganistan. Partainya adalah Hezb-i-Islami ("Partai Islam"), sama dengan partai milik Gulbuddin Hekmatyar. Keduanya dibedakan dengan Hezb-e Islami Khalis dan Hezb-i-Islami (Gulbuddin).[butuh rujukan]

Setelah jatuhnya pemerintahan komunis pada 1992, pasukannya menguasai Provinsi Nangarhar di bagian timur Afganistan.[butuh rujukan]

Maulvi Mohammad Yunus Khalis lahir pada 1919 di distrik Khogyani di Provinsi Nangarhar di Afganistan dan menjadi figur yang kuat di sejarah moden negaranya.[butuh rujukan]

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan