Jumat, 23 Oktober 2026
00:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Mitsuo Nakamura

Mitsuo Nakamura

Bagikan:
330px-Mitsuo_Nakamura.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mitsuo Nakamura.

Mitsuo Nakamura adalah seorang Indonesianis yang lahir dari keluarga Jepang beragama Kristen pada 19 Oktober 1933 di Dallan. sebuah kota di bagian Timur Laut Manchuria, yang sekarang bagian dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Nakamura tumbuh dan berkembang di antara masyarakat Manchuria, ia menyaksikan penderitaan yang ditimbulkan oleh imperialisme jepang, semasa menjadi mahasiswa, Nakamura muda sempat menyaksikan konferensi Asia Afrika yang diadakan di Bandung pada tahun 1955.

Perkenalan Nakamura muda dengan indonesia diawalai dengan ia saat bertemu dengan sosok Selo Sumardjan, sosiolog kenamaan asal Indonesia, yang pada saat itu prof Selo diundang sebagai pembicara dalam seminar international tentang "Class Formation" yang diadakan oleh Chie Nakane, dosen pembimbing Nakamura pada saat itu, di Tokyo, Jepang. Selo memberikan tesisnya yang berjudul Social change in Yogyakarta kepada Chie, yang kemudian memberikan buku tersebut ke Nakamura muda. Buku itulah yang menjadi inspirasi bagi Nakamura muda untuk mengenal lebih kauh mengenai Indonesia.

Riwayat

Dia menyelesaikan pendidikan S1 di bidang loso Barat (1960) dan S2 dalam bidang antopologi (1965) di Tokyo Daigaku (Universitas Tokyo). Ia melanjutkan pendidikannya di Cornell University, AS dan kembali mendapatkan gelar S2 di bidang antropologi, serta juga PhD (S3), dari penelitian berbasis observasi lapangan yang ia lakukan terkait pergerakan Muhammadiyah di Kota Gede, Yogyakarta, dengan pembiayaan dari Carnegie Foundation. Disertainya merupakan salah satu penelitian dengan pembiayaan Barat yang terawal dalam menyaksikan dan memprediksi proses Islamisasi di Indonesia pada akhir abad ke-20.

Setelah menetap untuk beberapa waktu di University Of Adelaide, Australia, sebagai pengajar senior (1974-1975), ia kemudian direkrut oleh Profesor Selo Seomardjan dari Universitas Indonesia untuk bergabung dengan Pusat Latihan Penelitian ilmu-ilmu Sosial (PLPIIS) sebagai peneliti rekanan untuk daerah Jakarta, yang terikat pada Fakultas Ilmu Sosial UI. Ia dibiayai oleh Canadian International Development Research Centre (Pusat Penelitian Pengembangan International Kanada) semasa dia bekerja di PLPIIS.[1]

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ "Mitsuo Nakamura: Jembatan Pemahaman Islam, Indonesia, dan Jepang". Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia. Diakses tanggal 27 Juli 2024.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan