Kamis, 24 September 2026
03:38 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Mir Damad

Mir Damad

Infobox orangMir Damad
250px-Head_Statue_of_Mir_Damad%E2%80%93%D8%B3%D8%B1%D8%AF%DB%8C%D8%B3_%D9%85%DB%8C%D8%B1%D8%AF%D8%A7%D9%85%D8%A7%D8%AF.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1561 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata
Gorgan Suntingan nilai di Wikidata
Kematian1631 Suntingan nilai di Wikidata (69/70 tahun)
Tempat pemakamanMakam Imam Ali Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaIslam dan Islam Syiah Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanIsfahan Seminary (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanfilsuf,sastrawan,penyair,mutakallim (en) Terjemahkan,matematikawan,muhaddits,Faqih,sage (en) Terjemahkan,pereka cipta,teolog Suntingan nilai di Wikidata
MuridSayyed Ahmad Alavi (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
KeluargaMar'ashis (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
KerabatMir-i Buzurg (en) Terjemahkan (leluhur)
Ali Sistani (keturunan)
Sayyed Ahmad Alavi (en) Terjemahkan (son-in-law (en) Terjemahkan) Suntingan nilai di Wikidata

Mir Damad yang bernama lengkap Mir Burhan al-Din Muhammad Baqir Damad sering disebut oleh kalangan ilmuan sebagai "guru ketiga" setelah Aristoteles dan Al-Farabi. Ia juga dikenal dengan sebutan Sayyid al-Afadil atau Pangeran yang terpelajar. ia terlahir di lingkungan keluarga yang memiliki keuakinan agama yang berlainan. Ia dilahirkan di Astrabad, tetapi besar di Mashdad, yang merupakan kota pusat pengajaran di Iran. Di kota inilah, ia melahap beragam pemikiran, termasuk mengkaji secara mendalam pemikiran Ibnu Sina.[butuh rujukan]

Di kemudian hari, Mir Damad berkelana ke Isfahan pada saat wilayah tersebut dikuasai oleh Dinasti Syah Abbas. Qazvin serta Kashan pun menjadi kota yang ia singgahi untuk menimba ilmu. Di kota ini lah pemikirannya mulai bersinggungan dengan filsafat Yunani. Maka, tak heran jika ia membawa beragam tradisi ke dalam ranah filsafat Islam. Ia mulai membawa filsafat Aristoteles untuk digabungkan dengan Neoplatonis serta mistisisme Islam. Mengenai mistisisme, dia pernah dijuluki sebagai filsug GNOSTIK (kalangan yang sering menyendiri).[butuh rujukan]

Mir Damad juga dikenal senang mengkaji filsafat dan mistisme, Ia selalu melontarkan argumen bahwa aktivitas pikiran akan membawa seseorang merasakan sebuah perjalanan spiritual. Pengalaman spiritual yang seseorang rasakan itu pada akhirnya membuat semakin tingginya rasionalitas seseorang.[butuh rujukan]

Sebagaimana sarjana muslim lainnya, Mir Damad tak hanya menguasai ilmu filsafat, namun juga menghasilkan karya. Beberapa karyanya yang terkenal dimasanya adalah Al-Qabasat dan Al-Muqabasat. Yang pada masanya menjadi salah satu karya filsafat yang paling dipelajari.[butuh rujukan]

Pada masa Mir Damad, terjadi pergesekan antara kaum filsuf dan masyarakat umum, apalagi pertentangan terhadap filsafat juga dilakukan oleh kalangan yang berkuasa. Situasi politik kala itu tidak berpihak pada ilmu filsafat, sehingga perkembangan ilmu filsafat tertekan. Namun, Mir Damad akhirnya mampu mendayagunakan potensinya untuk menjembatani hubungan filsafat dengan masyarakat luas dan lingkungan penguasa, sehingga pergesekan yang ada kala itu tidak berlangsung lama.[butuh rujukan]

Mir Damad meninggal dunia pada tahun 1631M. Dia meninggal akibat sakit yang dideritanya dalam perjalanan menuju Karbala, Irak. Ia kemudian dimakamkan di Najaf.[butuh rujukan]

Bacaan tambahan

Pranala luar

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan