Rabu, 28 Oktober 2026
07:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Minuscule 2814

Minuscule 2814

Bagikan:
Naskah
Minuscule 2814
Teks Wahyu 17:8 pada faksimili Franz Delitzsch (1861)
Teks Wahyu 17:8 pada faksimili Franz Delitzsch (1861)
Teks Wahyu 17:8 pada faksimili Franz Delitzsch (1861)
TeksKitab Wahyu
Waktuabad ke-12
Aksarabahasa Yunani
Kini diUniversity of Augsburg
Jenisteks Bizantin
KategoriV

Minuscule 2814 (penomoran Gregory-Aland), Av20 (penomoran Soden), sebelumnya diberi kode 1rK di semua katalog,[1] tetapi kemudian diberi nomor 2814 oleh Aland, adalah naskah Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani dengan tulisan minuscule. Berdasarkan paleografi diberi tarikh abad ke-12.[2]

Deskripsi

Kodeks ini memuat Kitab Wahyu dengan komentari oleh Andreas dari Kaisarea. Enam ayat terakhir (22:16-21) hilang. Teks ditulis pada perkamen dengan tulisan minuscule, dalam 1 kolom per halaman, 20 baris per halaman.

Teks Yunani Injil tergolong jenis teks Bizantin. Aland menempatkannya dalam Kategori V.[3]

  • Wahyu 1:5
λυσαντι ημας εκ — P18, àc, A, C, 2020, 2081, 2814
λουσαντι ημας απο — P, 046, 94, 1006, 1859, 2042, 2065, 2073, 2138, 2432

Sejarah kodeks

Kodeks ini terutama digunakan oleh Desiderius Erasmus sebagai dasar untuk edisi pertama Novum Testamentum (1516). Merupakan satu-satunya naskah Yunani Kitab Wahyu yang digunakan oleh Erasmus.[4] Erasmus menerjemahkan enam ayat terakhir yang hilang dari terjemahan bahasa Latin Vulgata kembali ke bahasa Yunani untuk edisi itu. Akibatnya pembacaan dan terjemahannya menjadi dasar untuk Textus Receptus. Erasmus meminjam naskah ini dari Reuchlin, tapi kemudian hilang selama bertahun-tahun hingga ditemukan kembali pada tahun 1861 oleh Franz Delitzsch.[5]

Naskah ini dimasukkan ke aparat kritis oleh Kurt Aland dalam edisi ke-25 dari Novum Testamentum Graece (1963).[6]

Kodeks ini asalnya disimpan di Harburg (Öttingen-Wallersteinsche Bibliothek), dan dipindahkan bersama-sama dengan seluruh isi perpustakaan ke perpustakaan University of Augsburg (I, 1, 4 (0), 1).

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Gregory, Caspar René (1908). Die griechischen Handschriften des Neuen Testament. Leipzig: J. C. Hinrichs'sche Buchhandlung. hlm. 48.
  2. ↑ K. Aland, M. Welte, B. Köster, K. Junack, Kurzgefasste Liste der griechischen Handschriften des Neues Testaments, Walter de Gruyter, Berlin, New York 1994, p. 211.
  3. ↑ Aland, Kurt; Aland, Barbara (1995). The Text of the New Testament: An Introduction to the Critical Editions and to the Theory and Practice of Modern Textual Criticism. Erroll F. Rhodes (trans.). Grand Rapids: William B. Eerdmans Publishing Company. hlm. 140. ISBN 978-0-8028-4098-1.
  4. ↑ W.W. Combs, Erasmus and the textus receptus, DBSJ 1 (Spring 1996), 45.
  5. ↑ F. Delizsch, Handschriftliche Funde, Leipzig, 1861.
  6. ↑ Michael W. Holmes, From Nestle to the `Editio Critica Maior`, in: The Bible as Book: The Transmission of the Greek Text, London 2003, p. 128. ISBN0-7123-4727-5

Pustaka tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan