Selasa, 22 September 2026
08:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Mesin tengah

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Mesin tengah"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Mesin tengah adalah peletakan posisi mesin mobil di antara sumbu roda depan dan sumbu roda belakang.

Keuntungan

250px-Blue_silver_Scaglietti.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ferrari 612 Scaglietti; mesinnya diletakkan di belakang sumbu roda depan.

Keuntungan peletakan mesin di tengah adalah pembagian distribusi berat yang merata. Komponen terberat dalam mobil diletakkan sedekat mungkin dengan bagian tengah kendaraan, sehingga mengurangi momen inersia kendaraan, sehingga pengendalian, traksi, dan kualitas berkendara ketika berbelok, mengerem, dan berakselerasi bisa menjadi lebih baik dengan sendirinya.

Peletakan mesin di tengah dapat memberikan beban tambahan untuk roda belakang, sehingga traksinya bertambah. Hal ini mengurangi kemungkinan ban belakang terkunci dan mengurangi kemungkinan adalnya selip. Jika mobil bermesin tengah juga menggunakan penggerak roda belakang, maka hal ini dapat meningkatkan akselerasi di jalanan licin. Peletakan ini juga membuat rem ABS dan sistem kontrol traksi bekerja lebih baik. Mesin ini juga menambah keamanan mobil tersebut, karena jika misalnya terjadi tabrakan, celah kosong yang terdapat di antara mesin dan bumper mobil dapat menyerap benturan sehingga kemungkinan efek tabrakan sampai ke kabin penumpang lebih kecil.

Kekurangan

Ruang kabin terbatas karena sudah habis untuk mengakomodasi mesin yang umumnya berukuran tidak kecil. Biasanya mobil dengan Mid-Engine hanya bisa mengangkut dua orang saja, dengan pengecualian untuk jenis van seperti Suzuki APV, Daihatsu Gran Max, Daihatsu Luxio,

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan