Minggu, 18 Oktober 2026
18:10 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Michael Atiyah

Michael Atiyah

Bagikan:
Michael Atiyah
250px-Michael_Francis_Atiyah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Michael Atiyah pada tahun 2007
Lahir
Michael Francis Atiyah

(1929-04-22)22 April 1929
Meninggal11 Januari 2019(2019-01-11) (umur 89)
Pendidikan
Dikenal karenaTeorema indeks Atiyah–Singer
Teorema penyelesaian Atiyah–Segal
Karier ilmiah
Tempat kerja
DisertasiSome Applications of Topological Methods in Algebraic Geometry (1955)
W. V. D. Hodge[1]
Mahasiswa doktoral
Mahasiswa terkenal lainnya
Edward Witten

Michael Francis Atiyah, (22 April 1929 – 11 Januari 2019) adalah seorang matematikawan dari Inggris yang mengambil spesialisasi bidang geometri.

Atiyah menghabiskan masa kecil di Sudan dan Mesir, dan menjalani kehidupan akademisnya di Inggris, di Oxford dan Cambridge, serta Institute for Advanced Study di Amerika.[3] Ia terkenal atas hasil kerjanya bersama Isadore M. Singer yang membuktikan teori indek Atiyah–Singer pada tahu 1962, yang membuka cara baru menghubungkan antara matematika murni dan fisika teori.[4] Atas hasil kerjanya tersebut, pada tahun 2004, ia dan Isadore M. Singer mendapat Penghargaan Abel.

Penghargaan

Referensi

  1. 1 2 Michael Atiyah di Mathematics Genealogy Project
  2. ↑ Hitchin, Nigel J. (1972). Differentiable manifolds : the space of harmonic spinors. bodleian.ox.ac.uk (DPhil tesis). University of Oxford. OCLC 500473357. EThOS uk.bl.ethos.459281.
  3. ↑ "Institute for Advanced Study: A Community of Scholars". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-01-06. Diakses tanggal 2012-10-18.
  4. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2004-04-13. Diakses tanggal 2004-04-13.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan