Senin, 02 November 2026
18:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Mi koclok

Mi koclok

salah satu jenis olahan pasta

Bagikan:
Mi koclok
250px-Mie_koclok.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Semangkuk mi koclok
SajianUtama
Tempat asalIndonesia
DaerahCirebon
Suhu penyajianPanas
Bahan utamami, kaldu ayam, tepung tapioka, daging ayam, telur rebus, tauge

Mi koclok adalah hidangan mi yang berasal dari wilayah Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Mi koclok terbuat dari mi basah yang disiram dengan kuah kaldu ayam kental dan sejumlah bumbu serta dilengkapi dengan irisan daun bawang, kembang kol, tauge, telur rebus, suwiran ayam dan taburan bawang goreng.[1] Hidangan ini menyerupai hidangan lain yang berasal dari Bandung yaitu mi kocok, hanya saja kuahnya keruh keputih-putihan dan kental.

Asal-usul

Ada dua versi tentang asal-usul nama mi koclok. Pertama, mi koclok berasal dari kata koclok yang berarti dikocok atau digoyang-goyangkan karena mi digoyang-goyangkan atau diblansir dalam air panas sebelum disajikan dengan bahan lainnya. Versi kedua menyebut koclok adalah akronim dari "Mie Khasnya Orang Cirebon yang Lebih Okay" yang diciptakan oleh Pak Edi, seorang pemilik warung mi koclok pada tahun 1945. Pak Edi disebut sebagai pelopor dan pencipta hidangan ini yang akhirnya menjadi kuliner khas Cirebon.[2]

Penyajian

Mi koclok menggunakan mi telur atau mi basah. Awalnya, mi dan tauge akan direndam dan dikocok ke dalam air panas dalam waktu singkat. Lalu, mi ditaruh di wadah dan diberi kuah kental dari kaldu ayam, tepung tapioka, kecap manis, dan bumbu rempah-rempah seperti cabai, bawang merah, bawang putih. Mi disajikan dengan berbagai pelengkap seperti daging ayam, telur rebus, irisan daun bawang, seledri, dan bawang goreng.[2] Mi koclok memiliki cita rasa gurih dan cenderung asin yang berasal dari kuah santan kental dan bumbu-bumbunya.[2][3] Penikmat makanan ini juga dapat menambahkan sambal atau bubuk cabai jika menyukai rasa pedas.[3]

Mi koclok mirip dengan mi kocok asal Bandung dan mi celor asal Palembang. Hanya saja, kaldu yang digunakan berbeda sehingga cita rasanya pun berbeda; mi koclok menggunakan kadu ayam, mi kocok dengan kaldu sapi; dan mi celor dengan kaldu udang.

Salah satu warung mi koclok yang terkenal adalah Mie Koclok Mas Edi yang buka pada sore hingga malam hari. Hidangan ini umumnya dikonsumsi pada malam hari untuk menghangatkan badan.[3]

Wikibooks logo
Wikibuku memiliki buku di:

Referensi

  1. ↑ http://makananoleholeh.com/makanan-khas-cirebon/
  2. 1 2 3 Farezi, Rekha Azzi Fahmi (2021-03-05). "Mie Koclok, kuliner khas Cirebon dengan kuah santan kental gurih". Kulinear. Diakses tanggal 2022-03-31.
  3. 1 2 3 Mpotimes (2021-08-28). "Mie Koclok Mas Edi Cirebon, Penemu Kuliner Legendaris Sejak 1945". Mpotimes. Diakses tanggal 2022-03-31.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan