Sabtu, 26 September 2026
09:23 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Metode Schulze

Sistem pemilihan suara

Metode Schulze adalah suatu cara pemungutan suara yang dipakai untuk mengisi suatu posisi yang kosong dalam suatu pemilihan. Sistem ini dikembangkan tahun 1997 oleh Markus Schulze. Metode ini digunakan oleh beberapa organisasi, seperti Yayasan Wikimedia, Debian, Gentoo, dan KDE.

Cara kerja

Voting2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
ballot sampel untuk pemilihan Dewan Pengawas Wikimedia.

Cara kerja metode ini adalah pemberi suara mengurutkan kandidat mulai dari yang paling mereka inginkan untuk menang hingga yang paling tidak mereka inginkan untuk menang. Angka yang sama yang diberikan untuk seorang kandidat dapat diberikan untuk kandidat yang lain, demikian juga tidak perlu setiap kandidat diberikan suatu angka.

Selanjutnya, jumlah pemberi suara yang menginginkan masing-masing kandidat untuk menang dibandingkan dengan jumlah pemberi suara yang menginginkan kandidat lainnya untuk menang. Jumlah pemberi suara yang tidak menginginkan masing-masing kandidat untuk menang juga dibandingkan dengan jumlah pemberi suara yang tidak menginginkan kandidat lainnya untuk menang. Artinya setiap kandidat dibandingkan dengan semua kandidat yang lain untuk suara yang menginginkannya untuk menang dan suara yang tidak menginginkannya untuk menang.

Setelah dihitung lebih lanjut, kandidat yang akan keluar sebagai pemenang adalah kandidat dengan suara yang menginginkannya menang yang terbanyak dan dengan suara yang tidak menginginkannya menang yang paling sedikit (yaitu yang perbedaannya angkanya paling besar). Hal ini dilakukan dengan cara berulang-ulang mengeluarkan kandidat yang memiliki perbedaan paling kecil di antara kedua jenis pemilih hingga ada seorang kandidat yang menang karena perbedaan suaranya paling besar.

Jika dicapai hasil seri, metode lain harus digunakan untuk menentukan siapa pemenangnya.

Referensi

Umum

Buku

  • Saul Stahl and Paul E. Johnson (2007), Understanding Modern Mathematics, Sudbury: Jones and Bartlett Publishers, ISBN 0-7637-3401-2
  • Nicolaus Tideman (2006), Collective Decisions and Voting: The Potential for Public Choice, Burlington: Ashgate, ISBN 0-7546-4717-X

Penelitian

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Schulze method.


Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan