Selasa, 27 Oktober 2026
20:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Mesin traksi

Mesin traksi

enjin bertenaga uap

Bagikan:
250px-Fowler-Pluglokomobile_Typ_AA4_%281909%29_1X7A8102.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mesin traksi John Fowler and Co berkekuatan 6 nHP yang diaplikasikan untuk membajak tanah

Mesin traksi adalah mesin bertenaga uap yang digunakan untuk memindahkan muatan yang berat di jalan, membajak tanah, atau menyediakan tenaga pada tempat dan waktu tertentu. Istilah 'traksi' diambil dari bahasa latin, tractus, yang berarti menarik, karena fungsi utama mesin ini pada awalnya adalah menarik beban di belakangnya. Mereka juga disebut sebagai lokomotif jalanan, karena bentuknya menyerupai lokomotif uap tetapi beroperasi di jalan.

Mesin traksi berukuran besar, tetapi berat, begerak lambat, dan memiliki kemampuan manuver yang rendah. Namun mesin ini mengubah wajah pertanian dunia di mana ketika itu sumber tenaga yang digunakan hanya berasal dari kuda.

Mesin ini menjadi populer pada tahun 1850-an ketika mesin uap portabel pertama yang mampu menggerakkan dirinya sendiri pertama kali dikembangkan untuk usaha pertanian. Produksi berlanjut hingga awal abad ke-20 di mana mesin pembakaran dalam mengambil alih dengan traktor mereka. Namun produksi mesin traksi terus berlanjut hingga tahun 1950, dan penggunaannya masih berlangsung sampai sekarang.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan