Jumat, 30 Oktober 2026
13:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Meresankh III

Meresankh III

Bagikan:
Meresankh III dalam hieroglif
mrsanx

Meresankh
Mrs ˁnḫ
Istri Raja Firaun Khafra
250px-Group_of_Hetepheres_II_and_Meresankh_III-30.1456-IMG_4559-gradient.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ratu Hetepheres II (kiri) merangkul mendiang putrinya Meresankh III (kanan) (MFA 30.1456)

Ratu Meresankh III adalah putri Hetepheres II dan Pangeran Kawab dan cucu perempuan Firaun Khufu. Dia adalah istri Raja Khafra.

Orangtuanya adalah kakak beradik. Dia menikah dengan Firaun Khafra dari Dinasti keempat Mesir dan mereka memiliki empat putra: Nebemakhet, Niuserre, Khenterka dan Duaenre serta seorang putri bernama Shepsetkau.[1] Ia memegang gelar kerajaan Putri Raja dan Istri Raja, Tongkat Agung.[2]

Beberapa waktu tak lama setelah pemerintahan Khafra, Meresankh meninggal dan dimakamkan di Mastaba yang didekorasi penuh di Giza bersama dengan Kapel Batu (G7530-5440). Sekitar 272 hari setelah kematiannya, Prasasti pada makam diberikan waktu kematiannya dan tanggal pemakamannya.[3] Dia diduga meninggal pada tahun pertama pemerintahan raja yang tidak disebutkan namanya, kemungkinan firaun Menkaure.[4]

Referensi

  1. ↑ Meresankh III
  2. ↑ Tyldesley, Joyce. Chronicle of the Queens of Egypt. Thames & Hudson. 2006., p.45. ISBN0-500-05145-3
  3. ↑ Tyldesley, p.48
  4. ↑ The Queens of Egypt's 4th Dynasty

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan