Jumat, 23 Oktober 2026
14:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Menunda Fajar

Menunda Fajar

Bagikan:
Menunda Fajar
250px-Malyda-menundafajar1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studiokarya Malyda
DirilisMaret 1992 (1992-03)[1]
Genre
Label
  • ProgGram
  • JaVA Production
Produser
  • Sekar Ayu Asmara
  • Jackson Arief
  • Adjie Soetama
Kronologi Malyda
Awas
(1989)
Menunda Fajar
(1992)
The Best of Malyda
(2003)

Menunda Fajar adalah album solo keempat dari penyanyi Malyda di bawah label ProGram Records pada tahun 1992.

Daftar lagu

  1. Titip Hatiku (cipt. Adjie Soetama/Sekar Ayu Asmara/Addie MS)
  2. Menunda Fajar (cipt. Adjie Soetama/Sekar Ayu Asmara)
  3. Haruskah (cipt. Oktariady/Ferina)
  4. Ciuman dan Cappucino (cipt. Bram Moersas/Etie Y. Said/Sekar Ayu Asmara)
  5. Yang Tertanam Di Hatiku (cipt. Katon Bagaskara
  6. Jadi Bayanganmu (cipt. Adjie Soetama/Sekar Ayu Asmara)

Personel

Kredit berdasarkan catatan sampul

  • Malyda – vokal, vokal latar
  • John Gazali – aransemen, desain suara, pemrograman, kibor, mesin drum
  • Donny Suhendra – gitar
  • Adjie Soetama – vokal latar
  • Yenny Rory – vokal latar
  • Julian – vokal latar

Produksi

  • Sekar Ayu Asmara – produser, ilustrasi
  • Jackson Arief – produser
  • Adjie Soetama – produser, mixing
  • John Gazali – mixing
  • Irsan – teknisi, mixing
  • Teddy Riadi – teknisi
  • Tonny – teknisi
  • Karsito – teknisi
  • Sawal – teknisi
  • Nur – koordinator
  • Ferry Ardianto – fotografi
  • Wikky Martakusumah – desain grafis

Referensi

  1. ↑ Menunda Fajar (Liner notes). Jakarta: ProGram. 1992.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan