Senin, 28 September 2026
01:06 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Mengompol

Mengompol

Buang air kecil secara tidak disengaja saat tidur

Mengompol
250px-Wet_bed_again.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas urine di tempat tidur.
SpesialisasiPsikiatri, psikologi Sunting ini di Wikidata

Mengompol atau Ngompol terjadi saat hilang kemampuan mengendalikan buang air kecil dan setelah itu terkencinglah secara tidak sengaja saat sedang tidur, berdiri dan sebagainya.

Biasanya mengompol terjadi saat tidak menahan air urin karena penuhnya air urin menyimpan di kandung kemih atau biasanya mengompol terjadi di anak perempuan yang berada di bawah usia 6 tahun dan anak laki-laki di bawah usia 7 tahun.

Selain bayi, balita dan anak-anak. Mengompol juga terjadi pada remaja, dewasa dan lansia. Secara tidak sengaja atau memang memiliki masalah kesehatan.

Ada beberapa cara untuk mengatasi ngompol, misalnya alarm ngompol yang akan mengeluarkan suara keras bila sensornya mendeteksi cairan, atau dengan hormon vasopresin untuk mengurangi produksi urin pada malam hari.

Penyebab Utama Mengompol

Beberapa penyebab utama ngompol:

Latihan toilet

Bila anak atau orang dewasa masih saja mengompol, ia dapat melakukan latihan toilet. Latihan toilet bertujuan agar seseorang bisa mengontrol buang air kecil atau buang air besar dengan mengatur waktu saat membuangnya dan tahu kapan harus ke kamar mandi. Dengan latihan ini, diharapkan seseorang tidak mengompol lagi di rumah, sekolah, maupun tempat umum lainnya.[butuh rujukan]

Hukuman bagi orang yang mengompol

Menghukum atau mempermalukan seorang anak karena mengompol sering kali membuat situasi menjadi lebih buruk. Anak yang dihukum karena mengompol merasa malu dan kehilangan kepercayaan diri. Hal ini dapat menyebabkan frekuensi mengompol yang meningkat, yang ujung-ujungnya menyebabkan lebih banyak hukuman dan rasa malu yang diterima anak.[1]

Referensi

  1. ↑ "Bedwetting". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-09-22. Diakses tanggal 2009-09-12.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan