Selasa, 20 Oktober 2026
04:49 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Menahem Stern

Menahem Stern

Bagikan:
Menahem Stern
מנחם שטרן
250px-Menahem_Stern.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menahem Stern, 1988
Lahir(1925-03-05)5 Maret 1925
Meninggal22 Juni 1989(1989-06-22) (umur 64)
Tempat peristirahatan terakhir
Har HaMenuchot
31°47′53″N 35°10′40″E / 31.79806°N 35.17778°E / 31.79806; 35.17778
AlmamaterUniversitas Ibrani Yerusalem
Dikenal karenaSejarawan periode Bait Allah Kedua
Anak4

Menahem Stern (Ibrani: מנחם שטרן; 5 Maret 1925 – 22 Juni 1989) adalah seorang sejarawan periode Bait Allah Kedua asal Israel yang meraih perhatian internasional. Ia dibunuh di Yerusalem oleh orang Palestina pada Intifada Pertama.

Biografi

Menahem Stern lahir pada 1925 di Białystok, Polandia. Ayahnya adalah orang Lituania sementara ibunya berasal dari keluarga Hasidik. Pada masa kecil, ia belajar bahasa Ibrani dan teks agama, namun kemudian menerima pendidikan umum yang meliputi bahasa Latin. Pada 1938, ia berimigrasi ke Palestina dengan orangtuanya melalui Wina. Mereka menetap di Haifa. Ia belajar di Sekolah Ibrani Reali. Kala keluarganya pindah ke Tel Aviv, ia pindah ke SMA Geulah dan lulus pada 1942.

Referensi

Pranala luar

Flag of IsraelBiography icon

Artikel bertopik biografi Israel ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan