Kamis, 29 Oktober 2026
19:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Meir Nakar

Meir Nakar

Bagikan:
Meir Nakar
250px-Meir_Nakar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama asliמאיר נקר
Lahir26 Juli 1926
Yerusalem, Israel
Meninggal29 Juli 1947 (usia 21)
Akko, Israel
DikebumikanSafed, Israel
PengabdianIrgun 40px-Irgun.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Meir Nakar (Ibrani: מאיר נקר; 26 Juli 1926 – 29 Juli 1947) adalah seorang anggota organisasi gerilya Yahudi Irgun di Mandat Palestina pada masa pra-kemerdekaan. Ia adalah salah satu dari 12 Olei Hagardom.

Kehidupan awal dan penugasan militer

Meir Nakar lahir di Yerusalem dari keluarga Yahudi Ortodoks miskin berdarah Yahudi-Irak, salah satu dari lima bersaudara dan satu saudari. Ayahnya adalah tukang sepatu. Pada usia 12 tahun, ia meninggalkan sekolah dan mulai bekerja untuk mendukung keluarganya. Setahun kemudian, ia masuk gerakan pemuda Zionis Betar.[1]

Pada usia 15 tahun, ia berniat masuk Angkatan Darat Britania Raya untuk berjuang dalam Perang Dunia II, tetapi ditolak. Pada usia 17 tahun, ia berniat untuk masuk lagi dan berhasil, memakai akta kelahiran palsu. Ia bertugas di Mesir, Siprus dan Yunani. Antisemitisme yang ia hadapi saat penugasan militer memadatkan pandangan Zionis-nya. Setelah dibebastugaskan pada 1946, ia pulang kampung dan bergabung dengan ayahnya dalam bisnis pembuatan sepatu. Pada saat yang sama, ia masuk gerakan bawah tanah Irgun dan mendapatkan julukan "Yehiam".[2]

Referensi

  1. ↑ "Meir Nakar". Jewish Virtual Library. Diakses tanggal 2015-07-01.
  2. ↑ "נזכור את כולם". Izkor.gov.il. Diakses tanggal 2015-07-01.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan