Minggu, 01 November 2026
15:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kadipaten Mecklenburg-Strelitz

Kadipaten Mecklenburg-Strelitz

Bagikan:
Kadipaten Mecklenburg-Strelitz
Herzogtum Mecklenburg-Strelitz
1701–1815
Bendera Mecklenburg-Strelitz
Bendera
Lambang Mecklenburg-Strelitz
Lambang
Mecklenburg-Strelitz
Mecklenburg-Strelitz
StatusVasal
Ibu kotaStrelitz kemudian Neustrelitz
PemerintahanMonarki feudal
Adipati Mecklenburg-Strelitz 
• 1701–1708
Adolphus Friedrich II
• 1708–1752
Adolphus Friedrich III
• 1752–1794
Adolphus Friedrich IV
• 1794–1815
Karl II
Sejarah 
• Traktat Hamburg
1701
• Menjadi Keharyapatihan
1815
Didahului olehDigantikan oleh
Kadipaten Mecklenburg
Keharyapatihan Mecklenburg-Strelitz
Sekarang bagian dari Jerman

Kadipaten Mecklenburg-Strelitz adalah sebuah kadipaten yang terletak di Jerman utara. Kadipaten ini mencakup seperlima wilayah Mecklenburg di timur dan sebuah eksklaf di barat yang merupakan bekas wilayah Keuskupan Ratzeburg. Pada saat pendiriannya, kadipaten ini berbatasan dengan Pommern Swedia di utara dan Brandenburg di selatan. Kadipaten ini didirikan pada tahun 1701 di bekas wilayah Kadipaten Mecklenburg-Güstrow setelah berlangsungnya sengketa mengenai penerus Wangsa Mecklenburg selama lebih dari lima tahun.

Kadipaten Strelitz merupakan salah satu wilayah paling terbelakang di Kekaisaran Romawi Suci, walaupun penguasanya berhasil menikahkan putri-putrinya dengan negara-negara besar: Charlotte dari Mecklenburg-Strelitz (saudara adipati Adolphus Friedrich IV menikahi Raja George III dari Britania Raya pada tahun 1761, sehingga menjadi ratu Britania. Louise dari Mecklenburg-Strelitz (putri dari Karl II) menikahi Friedrich Wilhelm III dari Prusia pada tahun 1793 dan menjadi ratu Prusia pada tahun 1797.

Pada tahun 1806, wilayah ini selamat dari pendudukan Prancis berkat bantuan dari Raja Bayern. Pada tahun 1801, adipati Karl bergabung dengan Konfederasi Rhein, tetapi pada tahun 1813 ia mundur dari konfederasi tersebut. Kongres Wina kemudian mengakui Mecklenburg-Strelitz dan Mecklenburg-Schwerin sebagai keharyapatihan dan anggota Konfederasi Jerman.

Referensi

Public Domain Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Mecklenburg". Encyclopædia Britannica. Vol. 17 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 1018–20.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan