Sabtu, 07 November 2026
00:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kancing sumbu

Kancing sumbu

Bagikan:
250px-PS8004046.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Senapan lontak Jerman awal dengan kunci serpentine

Kancing sumbu adalah mekanisme pemicu, atau lock (kunci), yang diciptakan untuk memudahkan penembakan senjata api genggam. Desain ini menghilangkan keharusan untuk mencucuhkan sebuah tali api dengan tangan ke dalam rongga bubuk mesiu senjata tersebut dan memungkinkan kedua tangan bebas untuk tetap memegang erat senjata pada saat ditembak, dan yang lebih penting lagi, untuk menjaga kedua mata pada target.

Deskripsi

250px-Muszkieterzy.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukiran musketeer dari Perang Tiga Puluh Tahun

Senapan matchlock klasik Eropa memiliki tali api pembakaran dalam sebuah penjepit pada ujung tuas melengkung kecil yang dikenal sebagai serpentine. Setelah menarik tuas (atau di model selanjutnya sebuah pemicu) yang menonjol dari bagian bawah senapan dan terhubung ke serpentine, penjepit terjatuh, menurunkan tali api yang membara ke dalam rongga bubuk mesiu dan menyalakan bubuk mesiu.

Tipe awal hanya memiliki serpentine berbentuk "S" yang disematkan pada stok di belakang atau di depan panel rongga bubuk mesiu (yang disebut "kunci serpentine"), salah satu ujungnya dimanipulasi untuk membawa tali api ke dalam rongga.[1][2]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Ágoston, Gábor (2005). Guns for the Sultan. Cambridge University Press. hlm. 88. ISBN 978-0-521-84313-3.
  2. ↑ "Handgonnes and Matchlocks". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-12-03. Diakses tanggal 2008-12-05.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan