Senin, 19 Oktober 2026
01:14 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Masjid Defterdar Kos

Masjid Defterdar Kos

masjid di Yunani

Bagikan:
Untuk masjid yang bernama sama, lihat Masjid Dеfterdar.
Masjid Defterdar Kos
Ντεφτερντάρ Κως Τζαμί
330px-Defterdar_Mosque_in_Kos._Kos%2C_Greece.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Agama
AfiliasiIslam – Sunni
ProvinsiAegea Selatan
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Masjid_Defterdar_Kos&revid=28043103&groups=_b59aa7053bcabbec49e5b512a113025335407d5c&parser=parsoid
Peta interaktif Masjid Defterdar Kos
Ντεφτερντάρ Κως Τζαμί
LokasiPulau Kos
Negara Yunani
Koordinat36°53′36″N 27°17′20″E / 36.893331°N 27.288889°E / 36.893331; 27.288889
Arsitektur
TipeMasjid
GayaTurki
DidirikanAbad ke-18
Spesifikasi
Kubah1
Menara1

Masjid Defterdar Kos (bahasa Yunani: Ντεφτερντάρ Κως Τζαμί) (bahasa Indonesia: Masjid Menteri Keuangan Kos), secara resmi bernama Masjid Defterdar Ibrahim Pasha (bahasa Yunani: Ντεφτερντάρ Ιμπραήμ Πασά Τζαμί) (bahasa Turki: Defterdar İbrahim Paşa Camii) adalah sebuah masjid peninggalan Kesultanan Utsmaniyah di Pulau Kos, Provinsi Aegea Selatan, Yunani. Masjid ini awalnya dibangun pada abad ke-18[1][2] untuk melayani komunitas Muslim-Turki di Pulau Kos.[3] Masjid ini merupakan salah satu dari dua masjid Ottoman yang masih beroperasi dan terbuka untuk salat, selain Masjid Gazi Hasan Pasha.[4]

Referensi

  1. ↑ "Defterdar Mosque". Discoveringkos.com. Diakses tanggal Oktober 4, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Demetra-Marilia Fourla (Juli 22, 2017). "Τζαμί Ντεφτερντάρ: Το σύμβολο της ισλαμικής τέχνης στην Κω που καταστράφηκε από τον σεισμό" [Defterdar Mosque: The symbol of Islamic art in Kos destroyed by the earthquake]. dimokratiki.gr (dalam bahasa Greek). Diakses tanggal Oktober 4, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Georgios Stalidis. "Ντεφτερντάρ Τζαμί". vakoufko.gr (dalam bahasa Greek). Diakses tanggal Oktober 4, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Pg 124,The Forgotten Turkish Identity Of The Aegean Islands. Prof Mustafa Kaymakçı, Dr Cihan Özgün, Published by Eğitim Yayınevi, 2018

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan