Kamis, 29 Oktober 2026
04:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Mary Leakey

Mary Leakey

Bagikan:
250px-Mary_Leakey.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mary Leakey

Mary Leakey (6 Februari 1913 – 9 Desember 1996) merupakan seorang arkeolog berkebangsaan Inggris yang menemukan manusia purba pertama di dunia.

Biografi

Perempuan yang akrab disapa Leakey ini biasanya bertualang dengan sang ayah, Erskine Edward Nicol. Namun, pada tahun 1926, ayahnya meninggal akibat serangan kanker yang membuat petualangannya terhenti beberapa saat sejak ibunya mendaftarkannya dalam sekolah katolik. Bersekolah di sekolah katolik membuat Leakey memberontak dan akhirnya memutuskan untuk kabur. Selepas kabur dari dua sekolah katolik yang dipilih oleh ibunya, Leakey bergabung dengan sekolah khusus bidang arkeologi dan geologi pada tahun 1930. Tak hanya itu, ia juga mulai bekerja sebagai arkeolog dan ilustrator sains.

Sekali menyelam dua tiga pulau terlampaui. Agaknya peribahasa populer tersebut layak disematkan atas Leakey di mana saat dirinya bekerja dan bertemu dengan Louis Leakey, suaminya, yang kemudian memutuskan untuk menikah pada tahun 1936. Bersama Louis, Leakey berhasil menemukan penemuan terpenting yang merupakan fosil tengkorak pertama dari primata jenis Proconsul.

Selama hidupnya, ibu dari tiga anak ini banyak memberikan penemuan-penemuan berharga bagi dunia pengetahuan. Salah satunya adalah, penemuan alat batu dari batu primitif yang membentuk sebuah kapak yang ia temukan antara tahun 1935-1959. Pada tahun berikutnya, ia berhasil menemukan tulang tengkorak Australopithecus boisei dan Homo habilis yang berumur 1,75 juta tahun. I Mempunyai seorang partner yang menggemari bidang yang sama rupanya memberikan hasil yang lebih baik. Lihat saja kekompakan duo Leakey yang berhasil menemukan tulang tengkorak Homo erectus yang berusia 1 juta tahun pada tahun 1965. Tak hanya kompak dalam penggalian, mereka juga kompak dalam menerbitkan buku duetnya yang berjudul "Excavations at Njoro River Cave" pada tahun 1950. Namun, sayang, kekompakan itu rupanya berakhir dengan perceraian lantaran Louis melakukan affair dengan perempuan lain dan akhirnya meninggal pada tahun 1972 akibat serangan jantung.

Tak hanya menemukan tulang belulang maupun artefak manusia purba, Leakey juga menemukan 15 spesies baru serta 1 genus saat dirinya tengah melakukan penggalian di beberapa tempat.

Leakey meninggal pada 9 Desember 1996. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai paleontropologis yang khas dengan gayanya sendiri. Meski ia tidak mendapatkan gelar sarjana, tetapi banyak gelar kohormatan yang berhasil ia raih berkat penelitiannya dalam dunia arkeologi.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan