Jumat, 09 Oktober 2026
03:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Martin Majoor

Martin Majoor

Bagikan:
250px-20180915-ATypI-2018-Martin_Majoor-NP.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Martin Majoor, 2018

Martin Majoor (lahir 14 Oktober 1960) adalah seorang tipografer (desainer huruf) dan desainer grafis yang berasal dari Belanda. Ia memulai kariernya sebagai desainer huruf pada tahun 1985, ketika ia kuliah di the School of Fine Arts in Arnhem (1980-1986). Ia sempat magang di URW di Hamburg, Jerman, disinilah ia pertama kali merancang rupa huruf digitalnya dengan sistem Ikarus. Karya pertamanya ini diberi nama Serré (1984), tetapi sayangnya, rupa huruf ini tidak pernah di rilis.

Pada tahun 1986 ia mulai bekerja sebagai desainer huruf di Departemen Penelitian & Pengembangan, Océ, Belanda, di sini ia melakukan penelitian tentang screenfont (huruf yang tampil di layar monitor). Untuk memperdalam pengetahuannya tentang produksi huruf digital untuk laser printer, ia megikuti pendidikan singkat di Bitstream di Boston.

Setelah sempat bekerja di Pusat Musik Vredenburg di Utrecht, Majoor memulai kariernya sebagai perancang huruf / desainer huruf independen dan tipografer buku. Sejak saat itu ia menciptakan beberapa rupa huruf dan keluarganya, seperti FF Scala dan FF Seria.

Dari 1990 sampai 1995, ia mengajar mata kuliah tipografi di the Schools of Fine Arts in Arnhem dan di Breda. Ia juga memberi kuliah di ATypI / Typelab konferensi di Budapest, Antwerpen, Paris, San Francisco, Barcelona, Den Haag dan Praha, serta TypoBerlin (2002 dan 2005).

Rupa huruf karya Martin Majoor

  • FF Scala
  • FF Scala Sans
  • Telefont
  • FF Seria
  • FF Nexus

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan