Selasa, 20 Oktober 2026
04:12 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Martin Hinds

Bagikan:

Martin Hinds (10 April 1941 – 1 Desember 1988) adalah seorang sarjana Inggris di Timur Tengah yang memiliki fokus utama pada kajian sejarah Islam.

Kehidupan

Ketertarikan Dr. Hind pada budaya Islam dimulai sejak tahun 1960 ketika ia menjadi mahasiswa bahasa Arab di School of Oriental and African Studies (SOAS), di mana ia menjalin sejumlah persahabatan dekat dengan para sarjana dari Afrika Utara. Pada musim panas tahun 1962, ia tiba di Tunisia dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang terkenal di sana seperti Carthage, pinggiran Tunis yang merupakan pusat Kekaisaran Kartago pada zaman kuno. Ia juga mengunjungi monumen Islam terkenal seperti Masjid Al-Zaytuna. Dibangun awal abad ke-8 Masehi, salah satu masjid tertua di ibu kota Tunisia, kedua di Masjid Ifriqiya Uqba dan wilayah Maghreb setelah di Al-Kairouan. Dr. Hinds juga mengunjungi Al-Kairouan dan Masjid Uqba. Dia terpesona oleh arsitektur Islam dan peran akademik masjid Al-Zaytuna yang dikenal sebagai salah satu universitas pertama dan terbesar dalam sejarah Islam.[1] Dia juga melakukan perjalanan menggunakan minibus layaknya warga negara biasa melalui Libya ke Mesir pada tahun 1962 dan 1965.

Riset

Bersama dengan Patricia Crone, dia berpendapat dalam bukunya yang berjudul God's Caliph: Religious Authority in the First Centuries of Islam bahwa khalifah pertama adalah kepala negara sekaligus kepala keagamaan. Ulama kemudian mengklaim kekuasaan untuk diri mereka sendiri atas nama komunitas yang mereka wakili, sehingga menciptakan situasi dalam Islam Sunni di mana tidak ada kekuatan agama yang terpusat. Oleh karena itu, sistem Syi'ah bukanlah penyimpangan tetapi merupakan tatanan kekuasaan asli pada awal Islam.[1] Martin Hinds adheres to the Revisionist School of Islamic Studies.

Makalah terkait Ibadisme

  • Hinds, Martin: (1991) An early islamic family from Oman: al-ʿAwtabī's account of the Muhallabids. Manchester: University of Manchester, 1991. Journal of Semitic Studies. Monographs, 17. [ed. and transl. by Martin Hinds], (3, 97 pp., 25 cm.). ISBN0-9516124-0-9 (pbk).
  • Hinds, Martin: (1996) Studies in early Islamic history. Ed. by Jere Bacharag, Lawrence I. Conrad and Patricia Crone. With an introduction by G.R. Hawting. Princeton, New Jersey: Darwin Press, 1996, (xix, 262 pp.; ill.; 25 cm.). ISBN0-87850-109-6.
  • Hinds, Martin: (2010) The Ṣiffīn arbitration agreement. In: Saeed, Abdullah: (ed.) Islamic political thought and governance. London: Routledge, 2010, vol. 1.

Referensi

  1. 1 2 Edmund Bosworth. "Martin Hinds 1941-1988". Bulletin (British Society for Middle Eastern Studies), Vol. 16, No. 1. (1989), pp. 118-120.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan