Minggu, 27 September 2026
03:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Acer palmatum

Acer palmatum

Acer palmatum
Dedaunan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Acer
Seksi: Acer sect. Palmata
Series: Acer ser. Palmata
Spesies:
A. palmatum
Nama binomial
Acer palmatum
Thunb. 1784 bukan Raf. 1836
Sinonim[2]
Daftar
  • Acer amoenum Carrière
  • Acer decompositum Dippel
  • Acer dissectum Thunb.
  • Acer formosum Carrière
  • Acer friederici-guillelmii Carr
  • Acer incisum Dippel
  • Acer jucundum Carrière
  • Acer ornatum Carrière
  • Acer pinnatifidum Dippel
  • Acer polymorphum Siebold & Zucc. 1845 bukan Spach 1834
  • Acer pulverulentum Dippel
  • Acer ribesifolium Dippel
  • Acer roseomarginatum (Van Houtte) Koidz.
  • Acer sanguineum Carrière 1867 bukan Spach 1834
  • Acer septemlobum Thunb.
  • Acer sessilifolium Siebold & Zucc.
  • Negundo sessilifolium Miq.
  • Acer matsumurae (Koidz.) Koidz.

Acer palmatum, yang secara umum dikenal sebagai mapel Jepang,[3] mapel menjari,[4] atau mapel Jepang halus[5] (Korea: danpungnamu [단풍나무]; Jepang: irohamomiji [イロハモミジ] atau momiji [紅葉]), merupakan spesies tumbuhan berkayu yang berasal dari Korea, Jepang, Tiongkok, Mongolia timur, dan Rusia tenggara.[6] Berbagai kultivar dari mapel ini telah diseleksi dan dibudidayakan di seluruh dunia karena keragaman bentuknya yang menawan, variasi bentuk daun, serta warna musim gugurnya yang spektakuler.[7]

Deskripsi

Acer palmatum bersifat luruh daun, dengan habitus pertumbuhan menyerupai semak atau pohon kecil yang mencapai ketinggian 6 hingga 10 m (20 hingga 33 ft)[butuh rujukan], meski terkadang mencapai 16 m (52 ft)[butuh rujukan], dengan lebar tajuk dewasa antara 45 hingga 10 m (148 hingga 33 ft).[8] Di habitat aslinya, spesies ini sering tumbuh sebagai tumbuhan bawah di hutan yang teduh. Batangnya dapat berjumlah jamak yang bercabang dekat dengan permukaan tanah. Secara perawakan, kanopinya sering kali membentuk kubah, terutama pada pohon yang telah dewasa.[9] Daunnya memiliki panjang dan lebar antara 4–12 cm (1+1⁄2–4+3⁄4 in), bercangap menjari dengan lima, tujuh, atau sembilan lobus yang berujung runcing. Bunganya tersusun dalam perbungaan terbatas (cyme) kecil, dengan masing-masing bunga memiliki lima sepal merah atau ungu dan lima petal keputihan. Buahnya berupa sepasang samara bersayap, dengan masing-masing samara sepanjang 2–3 cm (3⁄4–1+1⁄4 in) yang membungkus biji berukuran 6–8 mm (1⁄4–5⁄16 in). Biji Acer palmatum dan spesies serupa memerlukan stratifikasi agar dapat berkecambah.[9][10]

Bahkan di alam liar, Acer palmatum menunjukkan variasi genetik yang luas; semai dari pohon induk yang sama biasanya menunjukkan perbedaan dalam sifat-sifat seperti ukuran, bentuk, dan warna daun. Bentuk pertumbuhan pohon secara keseluruhan juga bervariasi dari tegak hingga merunduk (weeping).[9]

Terdapat tiga subspesies yang diakui:[9][10]

  • Acer palmatum subsp. palmatum. Daun berukuran kecil, lebar 4–7 cm (1+1⁄2–2+3⁄4 in), dengan lima atau tujuh lobus dan tepi daun bergigi ganda (double-serrate); sayap biji sepanjang 10–15 mm (3⁄8–5⁄8 in). Tersebar di dataran rendah di seluruh Jepang tengah dan selatan (kecuali Hokkaido).
  • Acer palmatum subsp. amoenum (Carrière) H.Hara. Daun berukuran lebih besar, lebar 6–12 cm (2+1⁄4–4+3⁄4 in), dengan tujuh atau sembilan lobus dan tepi daun bergigi tunggal (single-serrate); sayap biji sepanjang 20–25 mm (3⁄4–1 in). Tersebar di dataran tinggi di seluruh Jepang dan Korea Selatan.
  • Acer palmatum subsp. matsumurae Koidz. Daun berukuran lebih besar, lebar 6–12 cm (2+1⁄4–4+3⁄4 in), dengan tujuh (jarang lima atau sembilan) lobus dan tepi daun bergigi ganda; sayap biji sepanjang 15–25 mm (5⁄8–1 in). Tersebar di dataran tinggi di seluruh Jepang.

Budidaya dan kegunaan

Dedaunan di Shimogamo-jinja
Shimogamo-jinja
Dedaunan, Nison-in
Nison-in
250px-2014-11-24_Sekiganji_%E7%9F%B3%E9%BE%95%E5%AF%BA_DSCF4738.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Jepang, orang-orang telah lama mengagumi gradasi warna dedaunan selama musim gugur.

Acer palmatum telah dibudidayakan di Jepang selama berabad-abad dan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia sejak tahun 1800-an.[9] Spesimen pertama dari pohon ini mencapai Britania Raya pada tahun 1821.

Ketika dokter sekaligus botanis asal Swedia, Carl Peter Thunberg, melakukan perjalanan di Jepang pada akhir abad ke-18, ia membuat ilustrasi dari sebuah pohon kecil yang kelak menjadi sinonim dengan seni tinggi taman oriental.[11] Ia memberikan nama spesies palmatum berdasarkan bentuk daunnya yang menyerupai telapak tangan, serupa dengan nama Jepang kuno kaede dan momiji, yang masing-masing merujuk pada 'tangan' katak[12] dan tangan bayi.[butuh rujukan]

Ahli hortikultura Jepang telah lama mengembangkan berbagai kultivar dari mapel yang ditemukan di Jepang serta negara tetangga seperti Korea dan Tiongkok. Pohon ini merupakan pilihan populer bagi para penggemar bonsai[13] dan telah lama menjadi subjek dalam karya seni.

Sejumlah besar kultivar populer di Eropa dan Amerika Utara, dengan varian berdaun merah menjadi yang paling diminati, diikuti oleh semak hijau merunduk dengan daun yang terbelah sangat dalam.[9]

Acer palmatum mencakup ribuan kultivar yang telah diberi nama dengan beragam bentuk, warna, tipe daun, ukuran, serta kondisi pertumbuhan yang disukai. Ketinggian spesimen dewasa berkisar antara 0,5 hingga 25 m, bergantung pada jenisnya.

Sediaan dari ranting dan daunnya digunakan sebagai pengobatan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.[14] Daunnya juga dapat dimakan; hidangan lokal yang berasal dari Minoh, yaitu momiji tempura, melibatkan proses perendaman daun selama satu tahun sebelum dilapisi tepung, biji wijen, dan gula, lalu digoreng hingga garing.[15]

Referensi

  1. ↑ Barstow, M.; Crowley, D. (2017). "Acer palmatum". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2017 e.T193845A2285627. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T193845A2285627.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Acer palmatum Thunb. — The Plant List". www.theplantlist.org.
  3. ↑ NRCS. "Acer palmatum". PLANTS Database. United States Department of Agriculture (USDA). Diakses tanggal 6 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ English Names for Korean Native Plants (PDF). Pocheon: Arboretum Nasional Korea. 2015. hlm. 334. ISBN 978-89-97450-98-5. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Mei 2017. Diakses tanggal 25 Januari 2016 – via Layanan Kehutanan Korea.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ BSBI List 2007 (xls). Botanical Society of Britain and Ireland. Diarsipkan dari asli (xls) tanggal 2015-06-26. Diakses tanggal 2014-10-17.
  6. ↑ "Acer palmatum". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database.
  7. ↑ Philips, Roger (1979). Trees of North America and Europe. New York: Random House. ISBN0-394-50259-0.
  8. ↑ "Japanese maple". Arboretum Morton. Diakses tanggal 2020-07-20.
  9. 1 2 3 4 5 6 van Gelderen, C.J. & van Gelderen, D.M. (1999). Maples for Gardens: A Color Encyclopedia.
  10. 1 2 Rushforth, K. (1999). Trees of Britain and Europe. Collins ISBN0-00-220013-9.
  11. ↑ "History of Japanese Maples and Value as a Landscaping Tree". Arbor Day Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal April 25, 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Etymology of 楓 [Maple]" (dalam bahasa Jepang). 24 Oktober 2005. [Kata kaede berasal dari kaeru te "tangan katak" dan melewati bentuk perantara kaende]{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ D'Cruz, Mark. "Acer palmatum Bonsai Care Guide". Ma-Ke Bonsai. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Juni 2010. Diakses tanggal 2010-11-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "Acer palmatum Thunb". School of Chinese Medicine database. Hong Kong Baptist University. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 3, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ Soulhub (2020-09-11). "Momiji Tempura: Taking a bite out of Autumn". Soulhub (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-07-12.

Pranala luar

Acer palmatum
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan