Jumat, 06 November 2026
20:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pop Mandarin

Pop Mandarin

Bagikan:
250px-Faye_2011_Hong_Kong_cropped.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penampilan konser Faye Wong di Hong Kong pada 2011, yang merepresentasikan salah satu figur penting dalam perkembangan musik pop Mandarin di kawasan Tiongkok Raya.

Pop Mandarin atau Mandopop (hanzi tradisional: 華語流行音樂; hanzi sederhana: 华语流行音乐; pinyin: huá yǔ liú xíng yīn yuè) adalah musik pop dengan lirik bahasa Mandarin. Istilah ini dipakai untuk membedakannya dari Pop Hong Kong (Cantopop) yang berlirik bahasa Kantonis. Keduanya merupakan subgenre dari C-pop. Walaupun RRT memiliki penutur bahasa Mandarin terbesar, sebagian di antara bintang pop Mandarin berasal dari Taiwan. Pop Mandarin berkembang di Taiwan setelah pemerintah Kuomintang melarang acara televisi dan radio selain dalam bahasa Mandarin.[1]

Sejarah

Asal-usul

Perintis industri rekaman di Cina adalah pengusaha Prancis bernama Labansat. Bermodalkan sebuah gramofon, ia meminta sejumlah kecil bayaran dari orang yang ingin mendengar suara gramofon. Rekaman yang dimainkan adalah suara orang tertawa dengan jaminan uang kembali kalau tidak ikut tertawa. Dari sebuah toko di Jalan Tibet, Shanghai, Labansat sukses menjadi pemilik studio rekaman pertama di Cina, Pathé Orient.[2]

Tahun 1920-an: Shidaiqu

Cikal bakal lagu pop Mandarin adalah lagu pop gaya Shanghai yang disebut shidaiqu (bahasa Kantonis: si doi kuk). Shidaiqu menggabungkan musik Barat dengan melodi Tiongkok. Berkembang mulai tahun 1920-an dan 1930-an, shidaiqu mencapai puncak kepopuleran pada tahun 1940-an.[3] Pada waktu itu, Shanghai merupakan pusat industri rekaman pop Mandarin. Sebagai perintis genre pop Mandarin pada tahun 1920-an, Li Jinhui sering disebut-sebut sebagai "bapak musik populer Tiongkok".[4] Li mendirikan rombongan tari dan lagu modern pertama di Tiongkok, The Bright Moon Song and Dance Company. Sebagian dari penyanyi muda yang diasuhnya populer sebagai penyanyi klab malam, bintang film, dan pencipta lagu. Di antaranya terdapat aktris Wang Renmei, dan Zhou Xuan, serta artis asal penyanyi klab malam Bai Hong dan Yao Lee (Yao Li).[5]

Tahun 1930-an hingga 1940-an: era 7 bintang ternama

Tahun 1930-an hingga 1940-an merupakan era tujuh penyanyi bintang film yang termasyhur: Bai Guang, Bai Hong, Gong Qiuxia, Li Xianglan, Wu Yingyin, Yao Lee, dan Zhou Xuan. Akting dan lagu-lagu mereka menghiasi layar perak pada masa itu.

Tahun 1950-an: pop Mandarin di Taiwan

Setelah mendirikan RRT pada tahun 1949, Partai Komunis menguasai Shanghai. Semua bentuk hiburan asal "dunia kapitalis yang korup" dinyatakan sebagai "pornografi".[6] Musik pop dilarang dan digantikan dengan lagu-lagu revolusi. Setelah dilarang di RRT, musik pop Mandarin mengalami masa keemasan kedua di Taiwan. Terutama setelah pemerintah nasionalis Cina mengutamakan bahasa Mandarin daripada bahasa Taiwan (bahasa Hokkien).[7] Sementara itu pop Taiwan yang berakar dari enka Jepang mengalami kemunduran.

Tahun 1970-an hingga 1980-an: kebangkitan pop Mandarin di Taiwan

Artikel utama: Folk Kampus

Walaupun pop Mandarin dilarang, Teresa Teng sangat digemari di RRT sepanjang tahun 1970-an. Teresa Teng dan Deng Xiaoping keduanya memiliki nama keluarga yang sama (鄧) sehingga dikenal ungkapan "Siang hari dengar Deng Xiaoping, malam hari dengar Teresa Teng" (白天聽老鄧,晚上聽小鄧). Pemerintah RRT menghapus pelarangan lagu-lagu Teresa Teng pada tahun 1986. Salah satu lagunya, "When Will You Come Back Again" (何日君再來, pinyin: Hérì jūn zàilái) bahkan digolongkan kembali sebagai "lagu patriotisme revolusioner".[1]

Dekade 70-an di Taiwan ditandai dengan kebangkitan musik berbahasa Mandarin bergenre Folk Kontemporer.[8] Era ini menandai munculnya penyanyi-penyanyi bergenre Folk Kampus yang berasal dari berbagai sekolah dan universitas.[8] Pergerakan Folk Kampus merupakan sentimen nasionalis yang disuarakan pemuda Taiwan untuk menolak dominasi budaya barat dan menginginkan karya seni asli ciptaan sendiri.[8] Lirik lagu Folk Kampus mencerminkan emosi dan perasaan para pemuda-pemudi Taiwan pada saat itu seperti kisah cinta, persahabatan, kerinduan, sejarah dan sebagainya.

Pada tahun 1979, pemerintah Singapura mencanangkan gerakan "Berbicara bahasa Mandarin". Orang tua dibujuk untuk berbicara bahasa Mandarin dan bukan dialek bahasa Tionghoa yang lain. Tujuannya agar anak bisa berbicara dan menulis bahasa Mandarin. Gerakan ini didukung radio dan televisi Singapura, termasuk SBC. Setelah penayangan acara televisi dan radio dalam dialek bahasa Tionghoa (bahasa Kantonis, bahasa Hokkien) dihentikan,[9] lagu pop Mandarin menggantikan tayangan lagu pop Hong Kong.

Artis

Pria

Wanita

Grup musik

Referensi

  1. 1 2 Davison, Gary Marvin (1998). Culture and Customs of Taiwan. Greenwood Publishing Group. hlm. 80. ISBN 0-3133-0298-7.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  2. ↑ He Liu, Lydia (1999). Tokens of Exchange: The Problem of Translation in Global. Duke University Press. hlm. 214. ISBN 0-8223-2424-5.
  3. ↑ Harumi Befu and Sylvie Guichard-Anguis, ed. (2001). Globalizing Japan: Ethnography of the Japanese Presence in Asia, Europe, and America. Greenwood Publishing Group. hlm. 80. ISBN 0-3133-0298-7.
  4. ↑ Jess, C. "An Introduction to Shi Dai Qu". Kakiseni.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-10. Diakses tanggal 28 Juni 2008.
  5. ↑ Timothy J. Craig, Richard King, ed. (2002). Global Goes Local: Popular Culture in Asia. Hong Kong University Press. hlm. 261. ISBN 9-6220-9591-7.{{cite book}}: line feed karakter dalam |publisher= pada posisi 21
  6. ↑ Broughton, Simon (2000). World Music: The Rough Guide. Rough Guides Publishing Company. hlm. 80. ISBN 1-8582-8636-0.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  7. ↑ Tsai, Wen-ting. "Taiwanese Pop Songs History". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-02-22. Diakses tanggal 28 Juni 2008.
  8. 1 2 3 How Beautiful It Will Be: How Campus Folk Changed Taiwan, The News Lens. Akses: 11 Juni 2022.
  9. ↑ Anthony R. Welch and Peter Freebody, ed. (1993). Knowledge, Culture, and Power: International Perspectives on Literacy as Policy and Practice. Taylor & Francis. hlm. 152. ISBN 0-8229-1177-9.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan