Sabtu, 31 Oktober 2026
08:32 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Malu-Malu Kucing (film)

Malu-Malu Kucing (film)

film Indonesia tahun 1980

Bagikan:
Untuk film berjudul sama buatan tahun 1954, lihat: Malu-Malu Kutjing.
Malu-Malu Kucing
250px-Malu-Malu_Kucing_%281980%3B_obverse%3B_wiki%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SutradaraIshaq Iskandar
ProduserLeonita Sutopo
Ditulis olehTim Inem Film
PemeranMutia Datau
Herman Felani
Zainal Abidin
Pitrajaya Burnama
Rieka Suatan
Budi Moealam
Amran S. Mouna
Noortje Supandi
Vivien Sumaryo
Baby Jeanny
Pong Hardjatmo
Sumi Arty
Yos Santo
Harry Capri
Umar Farouk
Mariance Mantouw
Penata musikGatot Sudarto
SinematograferTjutju Sutedja
EditorSK Syamsuri
DistributorInem Film
Durasi126 menit
NegaraIndonesia

Malu-Malu Kucing adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1980 yang disutradarai oleh Ishaq Iskandar dan dibintangi antara lain oleh Mutia Datau dan Herman Felani.

Sinopsis

Mira (Mutia Datau) adalah anak bungsu perempuan satu-satunya keluarga (Pitrajaya Burnama).Ia tidak mempunyai teman main perempuan, ayahnya mempunyai sebuah sasana tinju, sehingga ia menjadi gadis cantik, yang badung dan kelaki-lakian.Hal ini merisaukan ibunya (Rieka Suatan). Ketika Dino (Herman Felan),anak dokter Eko (Amran S.Mouna),teman Mira semasa kecil datang dari luar negeri, ibu Mira mengatur siasat untuk mempertemukan mereka. Mira tetap tak acuh, meski Dino sudah menunjukkan minatnya. Akhirnya, setelah melalui lika-liku kisah, mereka dapat bersatu dan Mira lebih menyadari kewanitaannya.[1]

Referensi

  1. ↑ Malu-Malu Kucing[pranala nonaktif permanen], diakses pada 12 Mei 2010

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan