Senin, 28 September 2026
06:39 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Tanjung Maleas

Tanjung Maleas

tanjung di Yunani

250px-Kaap_Malea.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanjung Maleas.

Tanjung Maleas (bahasa Yunani:Ακρωτήριον Μαλέας, sebutan sehari-hari: "Καβομαλιάς", Cavomalias) adalah semenanjung dan tanjung di tengggara Peloponnesia di Yunani. Untuk membedakannya dari tanjungnya, semenanjungnya kadang disebut semenanjung "Epidavros Limira", nama tersebut berasal dari nama kota kuno di sana. Maleas memisahkan Teluk Lakonia di barat dengan Laut Aigea di timur. Maleas adalah titik kedua terjauh paling selatan di daratan utama Yunani setelah Tanjung Matapan. Maleas pernah memiliki mercusuar terbesar di Mediterania. Laut di sekitar Maleas sulit dijelajahi dan banyak terjadi badai berbahaya di sana.

Pada masa Yunani kuno, tempat itu adalah pelabuhan yang ramai dan merupakan salah satu rute penting pelayaran dari Mediterania timur laut ke barat. Cuaca di Maleas sejak dulu dikenal berbahaya, seperti diceritakan dalam karya sastra Yunani kuno, Odisseia. Homeros menceritakan bahwa Odisseus, dalam perjalanan pulangnya ke Ithaka, pernah melalui Maleas dan kapalnya terombang-ambing terbawa angin yang sangat kuat.

Tanjung Maleas tidak lagi menjadi tempat yang terlalu penting semenjak dibukanya Kanal Korintos, yang memudahkan kapal-kapal untuk melewati Peloponnesia. Namun Tanjung Maleas tetap banyak didatangi karena Kanal Korintus hanya mampu dilewati oleh kapal dengan panjang kurang dari 21 meter.

Pada Perang Dunia II, Jerman membangun menara militer di Tanjung Maleas untuk tujuan pertahanan dan penjagaan. Namun pembangun tersebut terhenti pada tahun 1944 seiring kekalahan Jerman.

Tanjung Maleas termasuk dalam prefektur Lakonia. Munisipalitas Vatika (bahasa Yunani:Βάτικα) terletak di sebelah selatan semenanjungnya, dengan Neapoli sebagai kota terbesarnya. Di bagian barat semenanjung Maleas ada pulau Elafonissos

Pranala luar

36°26′17″N 23°11′55″E / 36.43806°N 23.19861°E / 36.43806; 23.19861

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan