Jumat, 25 September 2026
22:52 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Mapatih

Rakryan Mapatih disingkat Mapatih (Patih Amangkubhumi) adalah jabatan tertinggi setelah Maharaja (raja besar) pada zaman kerajaan-kerajaan di Nusantara. Gelar Mapatih terkadang salah kaprah ditulis sebagai Mahapatih yang sebenarnya tidak pernah ditemukan pada prasasti maupun naskah-naskah kuno. Jabatan ini setingkat dengan jabatan perdana menteri (mantri mukya).[1]: 481 

Untuk membedakan dengan jabatan patih yang ada di negara daerah (provinsi) yang biasanya disebut Mapatih atau Rakryan Mapatih, maka dalam Negarakertagama jabatan Patih Amangkubhumi dikenal dengan sebutan Apatih Ring Tiktawilwadika.

Mapatih yang paling populer adalah Gajah Mada, yang terkenal dengan Sumpah Palapa-nya dan membuat Majapahit mencapai masa kejayaannya. Gelar yang disandang Gajah Mada sebagai mahapatih adalah Sang Mahamantri Mukya Rakryan Mapatih Gajah Mada.

Daftar Mapatih

Berikut adalah daftar Mapatih dari Kemaharajaan Majapahit menurut Kitab Pararaton :

No. Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
1. Nambi 1294 1316 Dharmaputra
2. Dyah Halayuda (Mahapati) 1316 1323
3. Arya Tadah (Empu Krewes) 1323 1334
4. Gajah Mada (Jirnodhara) 1334 1364 Bhayangkara
5. Lembu Nala 1365 1376 Bhayangkara
6. Gajah Enggon 1376 1394 Bhayangkara
7. Gajah Manguri 1394 1398 Bhayangkara
8. Gajah Lembana 1398 1410 Bhayangkara
9. Tanaka / Adityawarman 1410 1430
10. Wahan 1430 1498
11. Udara 1498 1527

Referensi

  1. ↑ Marwati Djoened Poesponegoro; Soejono (R. P.); Richard Z. Leirissa (2008). Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Kuno – Volume 2 dari Sejarah Nasional Indonesia. PT Balai Pustaka. ISBN 9789794074084.[pranala nonaktif permanen]



Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan