Jumat, 23 Oktober 2026
21:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Ma Biao

Ma Biao

Bagikan:
Ma Biao
250px-General_Ma_Biao.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenderal Ma biao
MeninggalXining
Pengabdian Dinasti Qing
 Republik Tiongkok
Lama dinas1898–1942
PangkatLetnan jenderal[1]
KesatuanTentara Gansu, Divisi Kavaleri Pertama
KomandanPertahanan Yushu
Perang/pertempuranPemberontakan Boxer, Perang Tiongkok-Tibet, Perang Tiongkok-Jepang Kedua, Perang Saudara Tiongkok
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Ma.

Ma Biao (1885–1948) (Hanzi sederhana:马彪; Hanzi tradisional:馬彪; Pinyin:Mǎ Biāo; Wade–Giles:Ma Piao) adalah jenderal Muslim Tiongkok dari Kelompok Ma dalam jajaran Tentara Revolusioner Nasional yang bertugas di bawah Ma Bufang, Gubernur Qinghai. Dia merupakan anggota keluarga Ma Bufang, Ma Biao adalah putra tertua Ma Haiqing 馬海清, yang merupakan adik keenam dari Ma Haiyan, kakek dari Ma Bufang.[2]

Referensi

  1. ↑ "Biography of Lieutenant-General Ma Biao - (马彪) (1885 – 1948), China". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-03.
  2. ↑ "民国少数民族将军(组图)2 - 360Doc个人图书馆". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-14. Diakses tanggal 2014-10-30.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan