Jumat, 30 Oktober 2026
06:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Luntang-lantung

Luntang-lantung

film Indonesia

Bagikan:
Luntang Lantung
Luntang_lantung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Poster film Luntang-lantung
SutradaraFajar Nugros
ProduserNovita Sumargo
Ditulis olehAlim Sudio
Rahmat HC
Mia Amalia
Berdasarkan
Luntang-Lantung
oleh Roy Saputra
PemeranDimas Anggara
Muhadkly Acho
Dhea Seto
Kimberly Ryder
Soleh Solihun
Joe Project P
Penata musikJoseph Djafar
SinematograferYoyok Budi Santoso
EditorRyan Purwoko
Perusahaan
produksi
MMA Pictures
DistributorMaxima Pictures
Tanggal rilis
  • 08 Mei 2014 (2014-05-08)
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

Luntang Lantung adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tanggal 8 Mei 2014. Film ini disutradarai oleh Fajar Nugros dan diproduseri oleh Novita Sumargo. Film ini dibintangi oleh Dimas Anggara, Muhadkly Acho, Dhea Seto, Kimberly Ryder, Soleh Solihun, dan Joe Project P. Film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Roy Saputra.

Sinopsis

Jangan kacaukan hidupmu karena satu keputusan yang salah. Inilah yang dihadapi Ari Budiman (Dimas Anggara). Bersama dua sahabatnya, Togar Simanjutak (Lolox) dan Suketi (Muhadkly Acho), mereka berhadapan dengan urusan klasik setelah selesai kuliah: cari kerja. Suketi diterima dan Ari malah tidak, sementara Togar memilih untuk membuka bengkel.

Luntang lantung membuat Ari terpuruk. Tiur (Dhea Seto), adik Togar yang manis, terus memberi semangat. Hingga akhirnya Ari menerima kerja di Glory Oil. Ari kira ini perusahaan minyak besar. Tak tahunya, cuma distributor oli yang dulunya toko bernama Oli Jaya. Jadilah ia sales oli. Masuk bengkel keluar bengkel menawarkan oli jualannya.

Setelah mengalami sulitnya jadi sales oli, Ari dipanggil untuk mengisi posisi Manager IT. Ternyata, HRD perusahaan itu salah menghubungi orang. Seharusnya Ari Budiman yang lain. Kesalahan yang tidak disengaja ini dimanfaatkan oleh Ari.

Sebagai Manager IT, kini Ari punya anak buah, gaji besar, ruang kerja, dan yang lebih penting lagi: gadis cantik bernama Bella (Kimberly Ryder) yang selalu menggodanya di kantor. Tanpa disadarinya, semua itu membuat seorang Ari Budiman menjadi berubah. Tiur yang selama ini selalu mendampinginya, memilih pulang ke Medan. Persahabatan dengan Togar dan Suketi perlahan mulai menjauh. Hingga Ari Budiman memutuskan untuk mengembalikan hidupnya yang hilang.[1]

Pemeran

Referensi

  1. ↑ "Sinopsis di 21Cineplex". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-16. Diakses tanggal 2014-04-15.

Pranala luar

Karya
Film
Serial web
Buku
Artikel terkait


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan