Sabtu, 10 Oktober 2026
23:12 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Lubang bor

Lubang bor

Bagikan:
250px-Drilling_boreholes_for_clean_water_%289084603915%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang wanita di Uganda mengambil air dari sebuah lubang bor.

Lubang bor adalah poros sempit yang dibor masuk ke dalam tanah, baik secara vertikal maupun horizontal. Lubang bor dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk ekstraksi air, cairan lain (seperti minyak bumi) atau gas (seperti gas fosil), sebagai bagian dari investigasi geoteknik, penilaian lokasi lingkungan, eksplorasi mineral, pengukuran suhu, sebagai lubang percontohan untuk pembangunan dermaga atau utilitas di bawah tanah, untuk instalasi panas bumi, atau untuk penyimpanan bawah tanah dari bahan yang tidak diinginkan, misalnya menyerapan dan penyimpanan karbon.

Pengeboran dengan menggunakan lubang bor memiliki sejarah yang panjang, setidaknya mulai dari Dinasti Han (202 SM - 220 M), orang Tiongkok menggunakan teknik pengeboran dengan lubang bor untuk penambangan dan proyek lainnya. Sinolog dan sejarawan Inggris Michael Loewe menyatakan bahwa situs lubang bor bisa mencapai kedalaman 600 meter.[1]

Penggalian Borewell.

Referensi

  1. ↑ Loewe (1968), 194.

Pranala luar

Boreholes: Swiss Geological Survey[pranala nonaktif permanen]

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan