Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Loren Legarda" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Lorna Regina "Loren" Bautista Legarda (lahir 28 Januari 1960) adalah seorang politikus, environmentalis, pekerja budaya, dan mantan jurnalis Filipina yang kini menjabat sebagai senator Filipina sejak 2022 dan pernah menjadi anggota DPR mewakili Antique dan Wakil Ketua DPR.[butuh rujukan]
Ia dulunya menjabat sebagai senator sebanyak empat kali: dari 1998 sampai 2004, dari 2007 sampai 2019 dan 2022 sampai sekarang. Ia adalah satu-satunya perempuan di Filipina yang memuncaki dua pemilu senatorial: 1998 dan 2007. Ia juga gagal maju sebagai cawapres sebanyak dua kali: pada 2004 sebagai paslon dari Fernando Poe Jr., dan lagi pada 2010 sebagai paslon Manny Villar.[butuh rujukan]
Karier
Jurnalisme
Legarda memulai karier di bidang jurnalisme sebagai reporter Radio Philippines Network (RPN), di mana ia meliput topik termasuk perjalanan Ibu Negara Filipina Imelda Marcos ke Kenya dan Revolusi EDSA. Kemudian, dia pindah ke ABS-CBN yang dibuka kembali setelah Darurat Militer di Filipina tahun 1972. Ia menjadi pembawa acara bersama berita televisi, The World Tonight bersama Angelo Castro Jr., dan menjadi pembawa acara serial berita terkini, The Inside Story.[butuh rujukan]
Politik
Pada 1997, Legarda meninggalkan dunia jurnalistik dan maju untuk mencalonkan diri sebagai Senat pada 1998 di bawah Partai Lakas-CMD (1991). Ia terpilih dengan lebih dari 15 juta suara, menjadikannya perolehan suara tertinggi dalam pemilihan tahun itu dan menjadi perempuan kedua yang memenangkan pemilihan senator Filipina. Legarda berperan dalam persidangan pemakzulan Joseph Estrada 2000–2001 yang memicu Revolusi EDSA Kedua, dengan memberikan suara untuk memeriksa amplop yang berisi bukti dugaan korupsi pemerintahan Estrada. Ia kemudian terpilih menjadi Pemimpin Mayoritas dalam Senat Filipina dari 2001 hingga 2004, menjadi wanita pertama yang memegang jabatan tersebut.[butuh rujukan]
Pada 2003, Legarda meninggalkan partai setelah Gloria Macapagal-Arroyo melanggar janjinya untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai presiden dan bergabung dengan koalisi Koalisyon ng Nagkakaisang Pilipino (Koalisi Persatuan Filipina) yang dipimpin oleh Fernando Poe Jr. dalam pemilihan umum Filipina 2004. Ia kalah dalam pemilihan melawan Noli de Castro dengan selisih tipis 3,9%.[butuh rujukan]