Senin, 26 Oktober 2026
21:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Liutprando dari Benevento

Liutprando dari Benevento

Bagikan:
250px-Liutprand_tremissis_571566.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sekeping tremissis Liutprando, dari Kabupaten Scauniperga

Liutprando (wafat setelah tahun 759) merupakan seorang Adipati Benevento sejak kematian ayahnya Gisulfo II pada tahun 749 sampai penurunannya dari tahta. Ia bertahta di bawah perwalian ibunya, Scauniperga, yang mendukung Raja Astolfo, sampai tahun 756.

Setelah ia beranjak dewasa, ia memuji wilayah adipatinya kepada Pippin yang Pendek, Raja Franka, mungkin terbujuk dari Paus Stefanus II, dan memberontak melawan Raja Desiderius, digulingkan pada tahun 758 digantikan oleh Arechi II. Kaisar Romawi Timur Kōnstantinos V menawarkan untuk menangkap Liutprando yang melarikan diri jika Desiderius akan menyerang kepausan sampai pasukan Bizantium dari Sisilia dapat bergabung dengannya. Desiderius tidak menyerang dan Liutprando tidak ditangkap.

Sumber

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Gisulfo II
Adipati Benevento
749 – 758
Diteruskan oleh:
Arechi II
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan