Selasa, 27 Oktober 2026
17:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Sastra lesbian

Sastra lesbian

Bagikan:
250px-Godward-In_the_Days_of_Sappho-1904.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sapfo atau Lesbos, dilukis tahun 1904 oleh John William Godward, memberi istilah lesbian yang berkonotasi hasrat erotis antara sesama wanita.[1]

Sastra lesbian adalah subgenre dari sastra yang membahas tema lesbian, termasuk puisi, drama, karya-karya fiksi yang membahas karakter lesbian, dan karya-karya non-fiksi tentang topik lesbian.

Fiksi yang termasuk dalam kategori ini bisa dari genre apa saja, misalnya fiksi sejarah, fiksi ilmiah, fantasi, horor, atau roman.

Beberapa penulis pria kanonik abad kesembilan belas juga memasukkan tema lesbian ke dalam karya mereka. Algernon Charles Swinburne dikenal karena materi yang dianggap tidak sesuai, termasuk lesbianisme dan sadomasokisme. Pada tahun 1866, ia menerbitkan Poems and Ballads, yang berisi puisi "Anaktoria" dan "Sapphics" yang berkisah tentang Sappho dari Lesbos dan secara eksplisit membahas konten lesbian.[2]

Referensi

  1. ↑ "Lesbian", Oxford English Dictionary, Second Edition, 1989. Retrieved on January 7, 2009.
  2. ↑ The Literature of Lesbianism: A Historical Anthology from Ariosto to Stonewall. Ed. Terry Castle. New York: Columbia University Press 2003.

Bacaan lebih lanjut

  • Devon W. Carbado, Black Like Us: A Century of Lesbian, Gay, and Bisexual African American Fiction, Cleis Press, 2011
  • Terry Castle, The Literature of Lesbianism: A Historical Anthology from Ariosto to Stonewall, Columbia University Press, 2003
  • Jodie Medd, The Cambridge Companion to Lesbian Literature, Cambridge University Press, 2016
  • Meredith Miller, Historical Dictionary of Lesbian Literature, Scarecrow Press, 2006


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik gay, lesbian, transgender, dan biseksual ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan