Kamis, 29 Oktober 2026
13:13 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Lisa Syahtiani

Bagikan:

Yulisza Syahtiani atau yang dikenal dengan nama Lisa Syahtiani (lahir 7 Juli 1978) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Pendidikan terakhir yang ditamatkan adalah Sarjana Psikologi dan Magister Psikologi Sains bidang Industri dan Organisasi di Universitas Persada Indonesia YAI. Namanya dikenal sebagai pemeran dalam sejumlah kelompok teater, film, dan pertunjukan monolog. Atas prestasinya, dia telah menerima beberapa penghargaan.[1][2][3]

Latar belakang

Lisa Syahtiani lahir di Jakarta, 7 Juli 1978. Mengakrabi dunia seni peran sejak masih duduk di bangku SMA, ketika usianya masih 16 tahun. Lisa Syahtiani telah memerankan tokoh utama wanita lebih dari 45 naskah teater. Beberapa diantaranya adalah Mahkamah karya Asrul Sani dan Bunga Semerah Darah Karya WS Rendra disutradari oleh Jose Rizal Manua, Kereta Kencana Karya WS Rendra disutradarai oleh Putu Wijaya, dll.

Bersama Dorman Borisman, Lisa Syahtiani pernah bermain untuk TV play dengan judul Nenek Tercinta karya Arifin C. Noer, sutradara Dorman Borisman (2009), serta Tokek karya Kasta Marta, sutradara Joel (2009). berperan sebagai Sari dalam Film Sinema Purnama Sutradara Andra Fembrianto (2012), berperan sebagai Mbok Darmi dalam Sinetron Rindu Satpam Kita Sutradara Guntoro Sulung dan Tito Kurnianto (2015-2018).

Lisa Syahtiani tercatat beberapa kali menerima penghargaan antara lain dalam Festival Monolog se-Jabotabek 2003 sebagai Aktris Terbaik, mendapat penghargaan Aktris terbaik Festival Teater Jakarta Sejak tahun 2001, 2004, 2005, 2006 dan 2009, dan mendapat penghargaan sebagai pemeran utama wanita terbaik kategori umum pada festival film indie Yogyakarta dalam film Sinema Purnama tahun 2013.

Menjadi salah satu penampil dalam Pentas monolog peringatan Hari Ibu bersama Niniek L. Karim dan Happy Salma serta Putu Wijaya di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki. Dalam monolog Ipoh, karya Arthur S. Nalan tahun 2009, dan Sybil karya Chavchay Syaifullah tahun 2011. Selain itu, menampilkan monolog Light on My Face karya Sahar Ulah yang diselenggarakan oleh Pusat Kebudayaan Amerika di Jakarta, Banda Aceh dan Pontianak tahun 2013-2014.

Penghargaan

  • Aktris Terbaik Festival Monolog se-Jabotabek (2003)
  • Aktris Terbaik Festival Teater Jakarta tingkat wilayah Jakarta Barat (2001)
  • Aktris Terbaik Festival Teater Jakarta tingkat wilayah Jakarta Barat dan DKI Jakarta (2004)
  • Aktris Terbaik Festival Teater Jakarta tingkat wilayah Jakarta Barat (2006)
  • Pemeran Wanita Terbaik Festival Teater Jakarta Tingkat DKI Jakarta (2009)
  • Pemeran Wanita Utama terbaik kategori umum Festival Film Indie Yogyakarta Tingkat Nasional (2013)

Sinetron

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Situs resmi Taman Ismail Marzuki Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine, diakses 10 Maret 2015
  2. ↑ Indonesia Film Center, diakses 10 Maret 2015
  3. ↑ Situs resmi Dewan Kesenian Jakarta, diakses 10 Maret 2015
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan