Minggu, 08 November 2026
15:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Lintang Enam

Lintang Enam

Bagikan:
Lintang Enam
250px-Lintang_Enam_Kretek.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
500px-Label_Peringatan_Merokok_Saya_Terkena_Kanker_Tenggorokan_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenis produkrokok kretek tangan
PemilikKT&G
ProdusenTri Sakti Purwosari Makmur
NegaraIndonesia
Diluncurkan1974;52 tahun lalu (1974)
PasarIndonesia
JargonUntuk Nagari
Kebanggaan Nagari
Bintangnya Kretek

Lintang Enam atau Lintang enam Kretek (Lintang 6) adalah salah satu merek rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) lokal di Indonesia yang diproduksi dan dikelola oleh PT Tri Sakti Purwosari Makmur (TSPM), yang saat ini berada di bawah naungan perusahaan global KT&G. Merek ini berada dalam satu portofolio produksi yang sama dengan beberapa merek kretek populer lainnya seperti Juara, W1N, dan Pensil Mas.

Merek ini memiliki akar sejarah yang kuat dalam industri Sigaret Kretek Tangan (SKT) tradisional dan dikenal luas oleh masyarakat. Wilayah pemasaran berada di Sumatera Barat.

Sejarah

Merek Tradisional

Sebelum diakuisisi oleh korporasi besar, Lintang Enam bermula sebagai industri rokok kretek lokal berskala menengah (rumahan/pabrikan daerah). Merek ini berfokus pada produk Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang mengandalkan keahlian para buruh linting lokal. Ciri khas Lintang Enam terletak pada racikan saus kretek tradisionalnya yang menghasilkan aroma cengkeh yang kuat serta rasa yang cenderung manis dan gurih, sangat cocok dengan selera perokok kretek klasik di Indonesia.

Akuisisi oleh KT&G

Titik balik modernisasi merek Lintang Enam terjadi ketika perusahaan raksasa asal Korea Selatan, Korea Tobacco & Ginseng (KT&G), berekspansi secara agresif ke pasar Indonesia.

  • Pada tahun 2011, KT&G membeli saham mayoritas dari pabrikan rokok lokal Indonesia, PT Trisakti Purwosari Makmur yang berbasis di Pasuruan, Jawa Timur.
  • Melalui langkah akuisisi ini, KT&G tidak hanya mengambil alih fasilitas produksi, tetapi juga hak kelola atas beberapa merek kretek lokal yang sudah memiliki basis konsumen loyal, termasuk merek Lintang Enam dan Juara.

Posisi di Pasar Saat Ini

Di bawah naungan KT&G Indonesia, Lintang Enam dipertahankan sebagai lini produk kretek yang menjaga warisan cita rasa lokal (SKT). Sementara KT&G dikenal global dengan produk rokok putih (seperti Esse), di Indonesia mereka menerapkan strategi hibrida dengan tetap memproduksi kretek guna bersaing di pasar tembakau terbesar di Asia Tenggara ini.

Produk

Produk Saat Ini:

Kemasan Tar Nikotin Isi
Lintang Enam Kretek Super 43 MG 3 MG 12's

Produk Pendahulu:

Kemasan Tar Nikotin Isi
Lintang Enam Kretek 6 Senti 24.29 MG 1.77 MG 12's
Lintang Enam Kretek Kopi ?? MG ?.? MG 12's
Lintang Enam Kretek Hijau 38 MG 2.3 MG 12's

Pranala Luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan