Minggu, 25 Oktober 2026
19:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Linggayatisme

Bagikan:

Linggayatisme adalah suatu sekte dari aliran Saiwa dalam agama Hindu, yang bermula di India pada abad ke-12 M. Sekte ini berbeda dengan agama Hindu pada umumnya dan menekankan monoteisme, yaitu pemujaan kepada Siwa dalam media lingga atau Ishtalinga. Sekte ini juga menafikan kewenangan sastra Weda, sistem kasta, dan beberapa kepercayaan Hindu seperti reinkarnasi dan karma.[1][2]

Pengikut sekte ini disebut "linggayata", berasal dari kata Kannada, lingavanta, artinya "orang yang memakai lingga (bahasa Kannada:ಇಷ್ಟಲಿಂಗ)". Iṣṭaliṅga para linggayata berbentuk lonjong yang melambangkan Parashiva (kenyataan sejati) dan dikalungkan oleh penganutnya.

Linggayatisme masa kini merupakan hasil dari teologi berbasis reformasi yang digagas oleh Basava serta tradisi dan adat Saiwa kuno dengan pengikut yang banyak di India Selatan, khususnya negara bagian Karnataka. Pada masa kini, Linggayata beserta pengikut Saiwa Siddhanta, Tirunelveli Saiva Pillai, Saiwa Kashmir, Natha, Pashupata, Kapalika, dan lain-lain terhimpun sebagai penganut Siwa.[3][4][5]

Referensi

  1. ↑ A. K. Ramanujan, ed. (1973). Speaking of Siva. UNESCO. Indian translation series. Penguin classics. Religion and mythology. Penguin India. hlm. 175. ISBN 978-0-14-044270-0.
  2. ↑ "Lingayat." Encyclopædia Britannica. 2010. Encyclopædia Britannica Online. 09 Jul. 2010.
  3. ↑ For an overview of the Shaiva Traditions, see Flood, Gavin, "The Śaiva Traditions", in: Flood (2003), pp. 200-228. For an overview that concentrates on the Tantric forms of Śaivism, see Alexis Sanderson's magisterial survey article Śaivism and the Tantric Traditions, pp.660--704 in The World's Religions, edited by Stephen Sutherland, Leslie Houlden, Peter Clarke and Friedhelm Hardy, London: Routledge, 1988.
  4. ↑ Shaivam
  5. ↑ Tattwananda 1984, hlm. 54 harvnb error: tanpa target: CITEREFTattwananda1984 (bantuan).


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan