Sabtu, 24 Oktober 2026
07:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Liang Kai

Bagikan:
Infobox orangLiang Kai
Biografi
Kelahiran12 abad Suntingan nilai di Wikidata
Shandong Suntingan nilai di Wikidata
Kematian13 abad Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaBuddhisme Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiSeni lukis Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpelukis,seniman Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal

Liang Kai (梁楷) adalah seorang pelukis asal Tiongkok di zaman Dinasti Song. Dia dikenal dengan nama Madman Liang karena lukisannya yang informal. Dia terkenal terutama karena lukisan yang mencerminkan minatnya pada aliran Chan dalam agama Buddha.[1]

Kisah Hidup

250px-Huineng_Cut_Bamboo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Huineng karya Liang Kai dari abad ke-13. Karya ini menggambarkan tokoh biksu Buddha Huineng sedang memotong bambu. Lukisan tersebut menjadi salah satu contoh karya Liang Kai yang berkaitan dengan tema Buddhisme Chan.

Liang lahir sekitar tahun 1140, di Dongping, provinsi Shandong, Tiongkok dan meninggal sekitar tahun 1210.[2]

Liang mulanya bersekolah di akademi lukisan kekaisaran di Hangzhou selama periode Dinasti Song. Ia kemudian meninggalkan akademi untuk menjadi seorang pendeta Buddha aliran Chan di sebuah kuil dekat Hangzhou, yang kemudian membuat lukisan-lukisannya selanjutnya mencerminkan keterlibatannya dengan agama Buddha.

Referensi

  1. ↑ "Liang Kai | Southern Song Dynasty, Ink Paintings, Landscapes | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-09-04.
  2. ↑ "Liang Kai | Southern Song Dynasty, Ink Paintings, Landscapes | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-09-04.
Ikon rintisan

Artikel bertopik pelukis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan