Sabtu, 24 Oktober 2026
23:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Leonard Bloomfield

Bagikan:

Leonard Bloomfield (1 April 1887 – 18 April 1949) adalah ahli bahasa Amerika yang berpengaruh terhadap linguistik Amerika Serikat selama paruh pertama abad ke-20 Masehi. Pemikirannya yang utama diterbitkan dalam bentuk berjudul Language pada tahun 1933.[1] Bloomfield merupakan pengikut strukturalisme yang pemikirannya dipengaruhi oleh Ferdinand de Saussure.[2]

Pengaruh Bloomfield terhadap aliran strukturalisme

Istilah strukturalis sebenarnya dapat dikenakan kepada semua aliran linguistik sebab semua aliran linguistik pasti berusaha menjelaskan seluk-beluk bahasa berdasarkan strukturnya. Namun, aliran strukturalisme lebih dikenal dan menyatu kepada aliran linguistik yang dikembangkan oleh Bloomfield dan kawan-kawannya di Amerika. Perilaku Bloomfield yang menolak mentalistik sejalan menggunakan iklim filsafat yang berkembang pada masa itu di Amerika, yaitu filsafat behaviorisme. Oleh sebab itu, dalam memerikan bahasa aliran strukturalisme ini selalu mendasarkan diri pada objek yang faktual sehingga bisa dicocokkan dengan kenyataan yang dimulai.[3]

Sumbangsih pemikiran

Analisis bahasa

Bloomfield awalnya melakukan analisis bahasa dengan berlandaskan kepada psikologi mentalisme. Psikologi mentalisme memengaruhi Bloomfield dalam mengartikan tentang bahasa. Ia berpendapat bahwa bahasa merupakan hasil tekanan emosi yang kuat yang kemudian muncul sebagai ekspresi pengalaman. Contoh yang diberikan atas pemikiran ini antara lain terbentuknya kalimat seruan, kalimat deklarasi, dan kalimat pertanyaan akibat adanya keinginan yang kuat atau emosional untuk melakukan sesuatu. Kemudian, sejak tahun 1925, Bloomfield beralih menggunakan paham yang bertentangan, yaitu psikologi behaviorisme. Ia kemudian menggunakan psikologi behaviorisme sebagai landasan bagi teori-teorinya tentang linguistik struktural.[4]

Guyup tutur

Pada bab ketiga dalam bukunya yang berjudul Language, Bloomfield membahas tentang guyup tutur. Istilah "guyup tutur" digunakan oleh para ahli sosiolinguistik untuk mewakili masyarakat bahasa. Kajian mengenai guyup tutur dapat memberikan pemahaman mengenai hubungan antarmasyarakat akibat adanya perbedaan bahasa yang digunakan.[5]

Referensi

  1. ↑ The Editors of Encyclopaedia Britannica. "Leonard Bloomfield". britannica.com. Diakses tanggal 19 Desember 2021.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  2. ↑ Nurhuda, Zamzam (2017). Zahrul, Athriah (ed.). Transformasi Ideologi dan Bahasa: Studi Kompetensi dan Performansi Sayyid Qutb (PDF). Tangerang Selatan: Cinta Buku Media. hlm. 70. ISBN 978-602-6902-83-2. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-03-31. Diakses tanggal 2021-12-19.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. ↑ Salliyanti (2022). Teori Linguistik. Medan: USUPres. hlm. 46.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Harras, K. A., dan Bachari, A. D. (2009). Dasar-Dasar Psikolinguistik (PDF). UPI Press. hlm. 9–10. ISBN 979-378-906-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Dahlan, Farida, ed. (1995). Sosiolinguistik (PDF). Diterjemahkan oleh Rochayah dan Djamil, M. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. hlm. 35. ISBN 979-459-571-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan