Senin, 19 Oktober 2026
20:35 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Lem hewan

Lem hewan

Bagikan:
330px-Knochenleim_Granulat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lem hewan dalam bentuk granula

Lem hewan adalah perekat yang dibuat dengan mendidihkan jaringan ikat hewan dengan waktu yang lama dalam proses yang dikenal sebagai rendering.[1] Selain menjadi perekat, lem hewan juga digunakan untuk pelapis dan dempul, dalam ornamen komposisi dan sebagai agen penjernih.[1]

Perekat-perekat koloid protein ini terbentuk melalui hidrolisis kolagen dari kulit, tulang, tendon dan jaringan lainnya, mirip gelatin. Istilah kolagen itu sendiri berasal dari kata Yunani κόλλα (kolla), yang berarti "lem". Protein-protein ini membentuk ikatan-ikatan molekuler dengan objek yang dilem.[butuh rujukan] Secara konvensional, perekat keratin, meski dibuat dari bagian-bagian hewan seperti tanduk dan kuku, tidak dianggap sebagai lem hewan karena mereka bukan lem kolagen.[2]

Secara stereotip, hewan yang dirujuk adalah kuda. Namun, hewan lainnya juga digunakan, termasuk kerbau,[3] kelinci dan ikan.[4]

Referensi

  1. 1 2 Animal Glue In Industry. New York, N.Y.: National Association of Glue Manufactures, Inc. 1951. hlm. 1. ASIN B000CQXC8Y.
  2. ↑ "adhesive | Definition, Types, Uses, Materials, & Facts | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris).
  3. ↑ Animal Glue In Industry. New York, N.Y.: National Association of Glue Manufactures, Inc. 1951. hlm. 3. ASIN B000CQXC8Y.
  4. ↑ Mayer, Ralph (1991). The Artist's Handbook of Materials and Techniques. New York: Viking. hlm. 437. ISBN 0-670-83701-6. Isinglass is a superlative grade of fish glue made by washing and drying the inner layers of the sounds (swimming bladders) of fish. The best grade, Russian isinglass, is obtained from the sturgeon.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan