Rabu, 14 Oktober 2026
20:08 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Bangbara

Bangbara

genus serangga

Bagikan:
Bangbara
250px-Southern_Carpenter_Bee_%28Xylocopa_micans%29_%E2%99%80_%287995162522%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh X. micans betina sedang mencari makan dan suaranya dari sarang X. pubescens
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Hymenoptera
Famili: Apidae
Subfamili: Xylocopinae
Tribus: Xylocopini
Genus: Xylocopa
Latreille, 1802
Spesies tipe
Xylocopa violacea
Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Bangbara[1] (bahasa Inggris: carpenter bee) adalah nama binatang yang diberikan untuk anggota dari genus Xylocopa[2] yang merupakan anggota dari subfamili Xylocopinae. Genus ini mencakup sekitar 500 lebah dalam 31 subgenera.[3] Julukan "Xylocopa" (tukang kayu) dalam baharsa Latin berasal dari perilaku bersarangnya; kebanyakan spesies ini menggali bahan tumbuhan yang keras untuk membuat sarang, seperti pada kayu mati atau bambu. Pengecualian umum dari hal ini adalah semua spesies di subgenus Proxylocopa, yang menggali sarang di tanah.

250px-Marvels_of_insect_life%3B_a_popular_account_of_structure_and_habit_%281916%29_%2814593767158%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi sarang Xylocopa[4]

Kebanyakan spesies dari bangbara ini sulit dibedakan, dengan kebanyakan individual berwarna hitam, ditutupi dengan rambut-rambut kecil berwarna kuning atau merah. Perbedaan antara satu spesies dengan lainnya sangat tidak kentara, umumnya perbedaan kecil secara morfologis seperti perbedaan bentuk alat reproduksi jantan. Sementara itu, individu jantan dan betina dapat dibedakan dengan mudah, dengan jantan memiliki bulu hijau kekuningan.

Bangbara merupakan sebuah penyerbuk penting pada bunga terbuka atau dangkal, dan merupakan sebuah hewan soliter, namun perilaku sarang sosial sederhana dapat ditemukan di spesies Xylocopa sulcatipes[5] dan Xylocopa nasalis.[6] Ketika betina hidup disarang yang sama, maka koloni tersebut terkadang membentuk sebuah pembagian buruh, yang mana satu kelompok betina mencari makan sementara kelompok lainnya menjaga sarang.[5]

Spesies

  1. ↑ "bangbara". kbbi.kemdikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2026-01-14.
  2. ↑ Liddell, Henry George and Robert Scott (1980). A Greek-English Lexicon (Edisi Abridged). United Kingdom: Oxford University Press. hlm. 472. ISBN 0-19-910207-4.
  3. ↑ Minckley, R. L. (1998). "A cladistic analysis and classification of the subgenera and genera of the large carpenter bees, tribe Xylocopini (Hymenoptera: Apidae)". Scientific Papers, Natural History Museum, University of Kansas. 9: 1–47. doi:10.5962/bhl.title.16168.
  4. ↑ Step, Edward (1915). Marvels of insect life; a popular account of structure and habit. W. Briggs. hlm. 39. doi:10.5962/bhl.title.62864. ISBN 978-0-665-76534-6.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  5. 1 2 Gerling, Dan; Hurd, Paul David; Hefetz, Abraham (1983). "Comparative behavioral biology of two Middle East species of carpenter bees (Xylocopa Latreille) (Hymenoptera: Apoidea)". Smithsonian Contributions to Zoology. 369: 1–33. doi:10.5479/si.00810282.369. hdl:10088/5359.
  6. ↑ Gerling, D; Velthuis, H H W; Hefetz, A (1989). "Bionomics of the large carpenter bees of the genus Xylocopa". Annual Review of Entomology. 34 (1): 163–190. doi:10.1146/annurev.en.34.010189.001115.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan