Minggu, 01 November 2026
21:01 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Laut Eritrea

Laut Eritrea

salah satu laut di dunia

Bagikan:
"Laut Eritrea" beralih ke halaman ini. Untuk nama kuno dari Laut Merah, lihat Laut Merah.
Laut Eritrea
بحر اريترا
330px-Rennel_map_1799.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta yang menunjukkan Laut Eritrea di sebelah Tanduk Afrika. Dilukis oleh James Rennell, 1799.
osm-intl,10,a,a,264x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Laut_Eritrea&revid=29184591&groups=_54cffa0eb16ccfa61dabde47d9e9026d89359e89&parser=parsoid
Peta interaktif Laut Eritrea
بحر اريترا
LetakSamudra Hindia barat laut
Koordinat12°0′N 55°0′E / 12.000°N 55.000°E / 12.000; 55.000
Jenis perairanLaut
Terletak di negaraYaman, Somalia

Laut Eritrea (Yunani: Ἐρυθρὰ Θάλασσα, Erythra Thalassa, "Laut Merah") adalah nama dalam kartografi kuno untuk perairan yang terletak di antara Tanduk Afrika dan Semenanjung Arab. Nama ini sekarang sudah usang.

Etimologi

Sebutan ini mungkin berasal dari Trichodesmium erythraeum berwarna merah yang mekar musiman dekat permukaan air.[1]

Pada abad ke-3, Flavius Philostratus membuat komentar ini: "Dan mereka mengatakan bahwa laut yang bernama Erythra atau "merah" tersebut adalah berwarna biru tua, namun demikianlah laut itu dinamakan, seperti yang saya katakan sebelumnya, dari Raja Erythras, yang memberikan namanya sendiri untuk laut yang bersangkutan." [2]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "Red Sea". Encyclopædia Britannica Online Library Edition. Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 2008-01-14.
  2. ↑ Life of Apollonius of Tyana, Book III, chapter L, Loeb Classical Library

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan