Rabu, 21 Oktober 2026
13:34 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Lapindo Brantas Inc.

Lapindo Brantas Inc.

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
Untuk tragedi yang sama, lihat Lumpur Lapindo.
PT Lapindo Brantas Inc.
250px-Logo_Lapindo_Brantas.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisTerbuka
IndustriMinyak dan gas
Tokoh kunci
Rinov Putra Laksono
ProdukMinyak bumi
Gas alam
IndukEnergi Mega Persada

Lapindo Brantas Inc. adalah salah satu perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ditunjuk BPMIGAS untuk melakukan proses pengeboran minyak dan gas bumi di Indonesia.

Saham Lapindo Brantas dimiliki 100% oleh PT Energi Mega Persada melalui anak perusahaannya yaitu PT Kalila Energy Ltd (84,24 persen) dan Pan Asia Enterprise (15,76 persen). Saat ini Lapindo memiliki 50% participating interest di wilayah Blok Brantas, Jawa Timur, Indonesia. Selain Lapindo, participating interest Blok Brantas juga dimiliki oleh PT Medco E&P Brantas (anak perusahaan dari MedcoEnergi) sebesar 32 persen dan Santos sebesar 18 persen. Karena memiliki nilai saham terbesar, maka Lapindo Brantas bertindak sebagai operator.

Penjualan saham

Pada tanggal 20 September 2006, PT Energi Mega Persada Tbk (PT EMP) berencana menjual Lapindo Brantas Inc ke Lyte Limited, perusahaan yang berafiliasi ke Kelompok Usaha Bakrie. Akan tetapi penjualan ini tidak disetujui oleh Bapepam-LK dengan alasan manajemen Energi belum bisa memberi penjelasan apa penyebab insiden lumpur panas dan pihak mana yang harus bertanggung jawab.

Oleh karena itu, PT EMP mengalihkan rencana penjualan Lapindo Brantas ke pihak ketiga yang tidak berafiliasi dengan grup Bakrie sehingga tidak perlu meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dengan alasan tidak adanya benturan kepentingan, sebagaimana yang terjadi dengan penjualan kepada Lyte Limited,[1] maka pada tanggal 14 November 2006 kepemilikan saham PT EMP di Lapindo Brantas akhirnya dijual kepada Freehold Group Limited, sebuah perusahaan investasi yang berkedudukan di Kepulauan Virgin Britania Raya,[2] tetapi penjualan ini lalu dibatalkan Freehold pada 28 November 2006.[3]

Tahun 2007, EMP memutuskan tidak mengkonsolidasikan Lapindo Brantas Inc., Kalila Energy dan Pan Asia Enterprise ke dalam laporan keuangan mereka.

Semburan lumpur di Porong

Pada tanggal 26 Mei 2006, lumpur panas menyembur dari rekahan tanah yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari sumur Banjar Panji-1 milik PT Lapindo Brantas di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Semburan lumpur yang sampai dengan bulan Oktober 2006 belum berhasil dihentikan telah menyebabkan tutupnya tak kurang dari 10 pabrik dan 90 hektare sawah serta pemukiman penduduk tak bisa digunakan dan ditempati lagi. Banjir Lumpur panas selain mengganggu jadwal perjalanan kereta api dari dan ke Surabaya, juga menyebabkan jalan tol Surabaya-Gempol ditutup untuk ruas Gempol-Porong pada bulan Agustus 2006 sehingga menyebabkan kemacetan luar biasa di jalur Gempol dari dan menuju ke Surabaya. Jalur tol pengganti kini sudah dibangun yaitu Jalan Tol Gempol-Kejapanan dan Arteri Baru Porong untuk memperbaiki lalu lintas perekonomian di Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Bisnis.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-11. Diakses tanggal 2006-11-15.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-13. Diakses tanggal 2006-11-16.
  3. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-12. Diakses tanggal 2006-11-28.

Pranala luar

MDIA
VIVA Digital Network
Lain-lain
Bakrie Telecom
Multi Kontrol Nusantara
Bakrieland
Bumi Resources
Darma Henwa
Bakrie Sumatera Plantations
Energi Mega Persada
Bakrie & Brothers
Bakrie Metal Industries
Bakrie Pipe Industries
Lain-lain
Bakrie Autoparts
Bakrie Building Industries
Bakrie Indo Infrastructure
Pelita Jaya Group
Yayasan Pendidikan Bakrie
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan