Minggu, 18 Oktober 2026
03:55 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Langit malam

Langit malam

Bagikan:
250px-Moonfromoakland04052006.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bulan adalah objek yang paling sering tampak di langit malam.

Istilah langit malam merujuk kepada langit yang terlihat pada malam hari. Istilah ini biasanya terkait dengan astronomi serta benda langit seperti bintang, Bulan, dan planet yang tampak dengan jelas setelah Matahari terbenam. Sumber cahaya alami pada malam hari meliputi cahaya bulan, cahaya bintang, dan pijaran udara.

Langit malam memiliki peran dalam budaya kuno dan modern. Misalnya, pada masa lalu, petani memanfaatkan langit malam sebagai kalender untuk menentukan kapan harus menanam. Banyak peradaban yang menggambar rasi bintang di langit dan mengaitkannya dengan legenda dan mitologi mengenai dewa-dewi mereka.

Kepercayaan astrologi yang dikembangkan pada masa kuno biasanya didasarkan pada kepercayaan bahwa benda langit dapat memengaruhi peristiwa di Bumi. Sementara itu, penelitian ilmiah akan langit malam dan benda langit yang dapat terlihat merupakan bagian dari astronomi.

Kenampakan benda langit di langit malam dipengaruhi oleh polusi cahaya. Keberadaan Bulan di langit malam telah menghalangi pengamatan astronomi dengan meningkatkan pencahayaan. Dengan menyebarluasnya sumber cahaya buatan, polusi cahaya menjadi penghalang dalam pengamatan langit malam. Penyaring khusus dan pengubahan posisi cahaya dapat membantu mengurangi masalah ini, tetapi tempat terbaik untuk mengamati langit malam adalah daerah yang jauh dari perkotaan besar.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan