Minggu, 04 Oktober 2026
09:32 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Landsknecht

Landsknecht

Bagikan:
330px-Landsknechte.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Landsknechte, sketsa yang dibuat oleh Daniel Hopfer, sekitar tahun 1530

Landsknechte (atau Landsknecht), yang berarti "abdi daratan", merupakan pasukan sewaan berseragam warna-warni dengan reputasi tinggi yang mengambil alih peninggalan pasukan Swiss; Dan menjadi sebuah kekuatan militer yang penting di akhir abad ke-15 dan sampai abad ke-16 di Eropa. Pasukan ini sebagian besar merupakan gabungan tentara bayaran bersenjatakan tembiang dari Jerman dan Swiss, dan membantu pasukan bawahan. Mereka berhasil mendapatkan reputasi untuk menjadi pasukan sewaan universal di Eropa modern awal.[1][2]

Etimologi

Istilah tersebut berasal dari bahasa Jerman Land (tanah atau negara) dan Knecht (abdi, berasal dari 'knight'), sehingga bila digabungkan menjadi Land's knight (Kesatria darat). direkam dari sekitar 1480. Kata tersebut awalnya dibalikkan oleh Peter von Hagenbach dan dimaksudkan untuk menyebut pasukan Swabia yang merupakan bagian dari Kekaisaran Romawi Suci yang berlawanan dengan tentara bayaran Swiss. Pada awal 1500, kesalahan pengejaan Lanzknecht menjadi lumrah karena asosiasi dengan kata Lanze yakni "lance" (ganjur).

Istilah Landser (Lancer) secara langsung berasal dari kata Landsknecht, seperti nama kartu permainan Prancis Lansquenet.


Lihat pula

Referensi

  1. ↑ The Landsknechts, Author: Douglas Miller, Publisher: Osprey Publishing, Great Britain, 1976, ISBN 0-85045-258-9.
  2. ↑ Landsknecht Soldier 1486-1560, Author: John Richards, Publisher Osprey Publishing, Great Britain, 2002, ISBN 1-84176-243-1.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Landsknecht.


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan