Minggu, 01 November 2026
11:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Lando II dari Capua

Bagikan:

Lando II, disebut Cyruttu merupakan Comte Capua, yang berkuasa selama enam bulan pada tahun 861. Ia merupakan putra sulung Lando I.

Pada bulan Mei 869, ekspedisi besar-besaran dari Salerno, Napoli, Amalfi, dan Suessula menyerang Capua. Lando I sedang mengalami kelumpuhan pada saat itu dan putranya Lando II mengerahkan pasukan untuk mempertahankan kotanya. Ia mengalahkan pasukan ekspedisi tersebut yang dipimpin oleh Cesario Console dan Gregorio III, putra Sergio I, di jembatan Teodemondo jauh dari Volturno. Cesario ditangkap dan kembali ke Capua dengan kemenangan. Peperangan itu menurut Erchempert, di mulai pada tanggal 8 Mei di perayaan Malaikat Mikhael, yang merupakan salah satu perayaan yang populer pada saat itu. Hal ini membuahkan pengaruh yang sangat jelas dari Erchempert (yang merupakan penduduk Lombardia) bahwa rakyat Lombardia harus mengalahkan pasukan Yunani suatu hari.

Lando meneruskan kekuasaan ayahandanya ketika meninggal, tetapi ia dipecat tak lama kemudian oleh Pandone yang merupakan pamandanya. Lando dikompensasikan dengan Caiazzo, tetapi ia memutuskan untuk memulihkan kekuasaannya. Ia menikahi keponakan Atanasio II dari Napoli, tetapi dengan persekutuan ini, ia tidak pernah memperoleh kembali kekuasaannya.

Referensi

Didahului oleh:
Lando I
Comte Capua
861
Diteruskan oleh:
Pandone
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan