Kamis, 29 Oktober 2026
19:30 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Landas licin

hilangnya daya cengkeram akibat adanya lapisan air di bawah roda

Bagikan:

Landas licin (bahasa Inggris:Aquaplanning atau Hydroplanning) oleh ban kendaraan jalan raya, pesawat terbang, atau kendaraan beroda lainnya terjadi ketika lapisan air terbentuk di antara roda kendaraan dan permukaan jalan, yang menyebabkan hilangnya traksi sehingga kendaraan tidak dapat merespons masukan kendali. Jika hal ini terjadi pada semua roda secara bersamaan, kendaraan menjadi seperti kereta luncur yang tidak terkendali.

Landas licin merupakan fenomena yang berbeda dengan air di permukaan jalan yang hanya berfungsi sebagai pelicin. Traksi berkurang pada aspal/beton basah bahkan ketika aquaplaning tidak terjadi.

Aquaplaning terjadi ketika air di jalan membentuk lapisan tipis di antara ban dan aspal. Hal ini membuat ban kehilangan kontak langsung dengan permukaan jalan, menyebabkan kendaraan meluncur tanpa kendali.[1]

Pada pesawat

Landas licin adalah peristiwa pemantulan (lontaran) pesawat terbang ke atas dari permukaan landasan karena pesawat mendarat pada landasan yang becek atau basah dan menyebabkan sistem pengereman pesawat tidak bekerja sempurna. Peristiwa ini sangat berbahaya ketika pesawat mendarat dengan kecepatan 200 km/jam. Kondisi pesawat dapat diibaratkan seperti batu pipih yang dilontarkan secara mendatar pada permukaan air sehingga batu terlontar beberapa kali pada permukaan.

Tidak maksimalnya sistem pengereman pesawat ketika mendarat menyebabkan pesawat dapat menerobos sampai keluar landas pacu (runway) yang sering kali dapat menimbulkan kerusakan pada pesawat. Kerusakan yang paling ringan adalah patahnya struktur roda pesawat; umumnya roda bagian depan. Landas licin juga membahayakan keselamatan penumpang karena pesawat dapat terbakar akibat percikan api yang mungkin timbul, pesawat patah, atau bahkan meledak dan membahayakan.

Landas licin itu sendiri adalah suatu peristiwa tergelincirnya ban karena adanya genangan air pada permukaan jalan.[2]

Referensi

  1. ↑ "Apa Itu Aquaplaning, Dugaan Penyebab Laka Tunggal Fortuner di Tol Solo". Jatim TIMES. Diakses tanggal 2025-01-14.
  2. ↑ Laporan Akhir Penelitian Pengembangan Purwarupa Peralatan Detektor Genangan Air di Landas Pacu. Jakarta: PusLitBang Transportasi Udara & Badan Pengembangan dan Pengelola Usaha ITS. 2019. hlm. 2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan