
Laksamana madya (sering disingkat Laksdya) adalah pangkat perwira tinggi bintang tiga di TNI Angkatan Laut. Pangkat ini satu tingkat lebih tinggi daripada Laksamana Muda dan satu tingkat lebih rendah daripada Laksamana, serta setara dengan Letnan Jenderal di TNI Angkatan Darat dan Marsekal Madya di TNI Angkatan Udara. Dalam susunan pangkat TNI, Laksamana Madya merupakan pangkat perwira tinggi kedua tertinggi di matra laut setelah Laksamana.[1]
Pangkat ini lazim disebut sebagai pangkat bintang tiga. TNI sendiri secara eksplisit menyebut kenaikan dari Laksamana Muda menjadi Laksamana Madya sebagai kenaikan dari bintang dua menjadi bintang tiga.[2] Pangkat ini ditandai dengan pemakaian tiga bintang emas pada tanda pangkat perwira tinggi TNI AL.
Untuk perwira tinggi yang berasal dari Korps Marinir, penyebutan pangkat mengikuti nomenklatur TNI Angkatan Darat. Oleh sebab itu, perwira Marinir pada tingkat yang setara dengan Laksamana Madya memakai pangkat Letnan Jenderal TNI (Mar), bukan Laksamana Madya TNI. Kesetaraan tersebut mengikuti susunan pangkat yang menyandingkan Letnan Jenderal, Laksamana Madya, dan Marsekal Madya dalam satu tingkat hierarki.[1]
Kedudukan dalam susunan pangkat
Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2010 mengatur susunan pangkat perwira TNI Angkatan Laut sebagai berikut:[1]
| Tingkat | Pangkat TNI AL | Kesetaraan TNI AD | Kesetaraan TNI AU |
|---|---|---|---|
| Bintang empat | Laksamana | Jenderal | Marsekal |
| Bintang tiga | Laksamana Madya | Letnan Jenderal | Marsekal Madya |
| Bintang dua | Laksamana Muda | Mayor Jenderal | Marsekal Muda |
| Bintang satu | Laksamana Pertama | Brigadir Jenderal | Marsekal Pertama |
Secara fungsional, pangkat tidak identik dengan satu jabatan tertentu. Seorang perwira dapat memperoleh kenaikan pangkat karena memangku jabatan yang menurut struktur organisasi mensyaratkan tingkat bintang tiga. Oleh sebab itu, daftar penyandang Laksamana Madya dapat berubah ketika terjadi mutasi, promosi, perubahan organisasi, atau purnatugas.
Sejarah nomenklatur
Sebutan Laksamana Madya mempunyai akar dalam sistem kepangkatan Angkatan Laut Indonesia sebelum pembentukan nomenklatur TNI modern. Pengaturan yang sangat penting adalah Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1973 tentang Kepangkatan Militer/Polisi dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Peraturan ini menyeragamkan keselarasan tingkat pangkat antarangkatan dan menetapkan nomenklatur perwira tinggi TNI AL berupa Laksamana, Laksamana Madya, Laksamana Muda, dan Laksamana Pertama.[4]
Pengaturan tersebut kemudian digantikan oleh regulasi administrasi prajurit yang lebih baru. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1990 tetap mempertahankan kesetaraan Letnan Jenderal TNI–Laksamana Madya TNI–Marsekal Madya TNI.[5] Susunan yang sama kemudian dipertahankan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1997 dan, pada era reformasi, dalam PP 39/2010.[6]
Dengan demikian, nomenklatur Laksamana Madya bukan sekadar terjemahan dari vice admiral, melainkan nama pangkat resmi dalam sistem hukum dan organisasi militer Indonesia.
Tanda pangkat
Laksamana Madya menggunakan tanda pangkat perwira tinggi dengan tiga bintang emas. Dalam praktik TNI AL, istilah "bintang tiga" digunakan secara resmi untuk menyebut perwira pada tingkat ini.[2]
Bentuk tanda pangkat berbeda menurut jenis pakaian dinas dan posisi pemakaiannya, tetapi jumlah bintang tetap menjadi penanda utama tingkat pangkat. Pangkat ini berada di bawah Laksamana yang memakai empat bintang dan di atas Laksamana Muda yang memakai dua bintang.
Jabatan yang umumnya berpangkat bintang tiga
Jabatan bintang tiga TNI AL tidak seluruhnya berada di dalam struktur Mabes TNI AL. Sejumlah perwira tinggi TNI AL dapat ditugaskan pada Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, atau lembaga pemerintah lain.
Jabatan yang pada 2025–2026 diduduki perwira tinggi TNI AL atau Marinir bintang tiga antara lain:
- Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut;
- Inspektur Jenderal TNI Angkatan Laut;
- Panglima Komando Armada Republik Indonesia;
- Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL;
- Komandan Kodiklatal;
- Panglima Korps Marinir;
- Inspektur Jenderal TNI;
- Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia;
- Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional;
- Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Kementerian Pertahanan; dan
- Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut.
Orang terkenal di Angkatan Laut
Salah satu penyandang pangkat ini yang terkenal adalah Yos Soedarso, yang gugur dalam Pertempuran Laut Aru melawan armada Angkatan Laut Belanda pada 15 Januari 1962 dalam rangka perjuangan perebutan Irian Barat. Yos Soedarso kemudian dikenal dengan pangkat Laksamana Madya secara anumerta dan namanya diabadikan pada berbagai kesatuan, fasilitas, dan kapal perang TNI AL.
Penyandang pangkat bintang tiga aktif
Daftar berikut memuat perwira TNI AL dan Marinir yang, berdasarkan sumber resmi instansi masing-masing, masih menduduki jabatan bintang tiga per 17 Agustus 2026. Karena mutasi TNI dapat berlangsung sewaktu-waktu, daftar ini bersifat dinamis.
| No. | Jabatan | Pangkat | Nama | Alumni | Korps | Mulai menjabat | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kepala Bakamla | Laksamana Madya TNI | Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., CHRMP. | AAL 1990 | Pelaut | 17 Juli 2023 | Masih aktif sebagai Kepala Bakamla pada 2026.[7] |
| 2 | Wakil Gubernur Lemhannas RI | Laksamana Madya TNI | Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc. | AAL 1991 | Pelaut | 28 April 2026 | Dilantik 28 April 2026 berdasarkan Keppres Nomor 42/TPA Tahun 2026.[8] |
| 3 | Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Kemhan RI | Laksamana Madya TNI | Ir. Supo Dwi Diantara, S.T., M.Tr.Opsla., IPU., M.A., M.S.P., APEC Eng., ASEAN Eng. | AAL 1992 | Pelaut | 10 Agustus 2025 | Masih menjabat pada Agustus 2026.[9] |
| 4 | Irjen TNI | Laksamana Madya TNI | Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla. | AAL 1994 | Pelaut | 25 Agustus 2025 | Diangkat sebagai Irjen TNI pada Agustus 2025 dan masih disebut sebagai Irjen TNI dalam kegiatan resmi 2026.[10] |
| 5 | Wakil KSAL | Laksamana Madya TNI | Edwin, S.H., M.Han., M.H. | AAL 1991 | Pelaut | 31 Maret 2026 | Masih menjabat Wakasal pada 2026.[11] |
| 6 | Irjenal | Laksamana Madya TNI | Achmad Wibisono, S.E., CHRMP. | AAL 1992 | Pelaut | 29 Agustus 2025 | Masih menjabat Irjenal pada Juli 2026.[12] |
| 7 | Pangkoarmada RI | Laksamana Madya TNI | Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP. | AAL 1989 | Pelaut | 8 Maret 2024 | Masih menjabat pada Agustus 2026.[13] |
| 8 | Panglima Korps Marinir | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. | AAL 1990 | Marinir | 10 Agustus 2025 | Menggunakan nomenklatur Letnan Jenderal karena berasal dari Korps Marinir.[14] |
| 9 | Komandan Pushidrosal | Laksamana Madya TNI | Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M. | AAL 1989 | Pelaut | 9 November 2023 | Masih menjabat pada Juli 2026.[15] |
| 10 | Komandan Kodiklatal | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.Han. | AAL 1989 | Marinir (Denjaka) | 27 September 2023 | Masih menjabat pada 2026.[16] |
| 11 | Staf Khusus KSAL | Laksamana Madya TNI | Dr. Tolhas Sininta Nauli Basana Hutabarat, M.M.S., M.Si. | AAL 1989 | Pelaut | 29 April 2025 | Masih disebut Staf Khusus Kasal pada Juli 2026.[17] |
| 12 | Staf Khusus KSAL | Laksamana Madya TNI | Agus Hariadi, M.Han. | AAL 1992 | Pelaut | 29 April 2025 | Masih disebut Staf Khusus Kasal pada Juni 2026.[18] |
Perwira tinggi Marinir bintang tiga
Korps Marinir menggunakan sebutan pangkat perwira tinggi seperti TNI Angkatan Darat. Karena itu, tingkat yang setara dengan Laksamana Madya disebut Letnan Jenderal TNI (Mar).
Daftar berikut mempertahankan daftar tokoh Marinir/KKO yang pernah mencapai tingkat bintang tiga atau lebih tinggi sebagaimana tercatat dalam artikel ini.
| No. | Pangkat | Foto | Nama | Korps | Alumni | Jabatan terakhir | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pangkat kehormatan bintang empat | |||||||
| 1 | Jenderal KKO (HOR) | Ali Sadikin | Korps Komando AL | SPT Semarang 1945 | Deputi II Panglima Angkatan Laut (1959–1963) | Pangkat kehormatan | |
| Perwira tinggi bintang tiga Korps Marinir/KKO | |||||||
| 1 | Letnan Jenderal KKO | Hartono | Korps Komando AL | SPT Semarang 1945 | Wakil Menteri/Panglima Angkatan Laut (1966–1968) | - | |
| 2 | Letnan Jenderal KKO | Moekijat | Korps Komando AL | SPT Tegal 1944 | Panglima KKO (1968–1971) | - | |
| 3 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | R.H. Kahpi Suriadiredja | Korps Marinir | KIM 1952 | Komandan Jenderal AKABRI (1985–1986) | - | |
| 4 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Suharto | Korps Marinir | AAL 1969 | Irjen Dephankam (1999) | - | |
| 5 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Safzen Noerdin, S.I.P. | Korps Marinir | AAL 1975 | Irjen Dephan (2008–2010) | - | |
| 6 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Dr. Nono Sampono, S.Pi., M.Si. | Korps Marinir (Denjaka) | AAL 1976 | Kabasarnas (2011) | - | |
| 7 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Muhammad Alfan Baharudin | Korps Marinir (Denjaka) | AAL 1981 | Kabasarnas (2012–2014) | - | |
| 8 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Raden Mas Trusono, S.Mn., M.M. | Korps Marinir (Denjaka) | AAL 1985 | Komandan Sesko TNI (2017–2018) | - | |
| 9 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han). | Korps Marinir | AAL 1987 | Irjen TNI (2020–2023) | - | |
| 10 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Suhartono, M.Tr.(Han). | Korps Marinir (Denjaka) | AAL 1988 | Irjen TNI (2023–2024) | - | |
| 11 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han). | Korps Marinir (Denjaka) | AAL 1989 | Dankodiklatal (2023–sekarang) | Aktif | |
| 12 | Letnan Jenderal TNI (Mar) | Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. | Korps Marinir | AAL 1990 | Pangkormar (2025–sekarang) | Aktif | |
Kesetaraan internasional
Dalam penggunaan internasional, pangkat Laksamana Madya paling dekat dengan vice admiral. Namun, kesetaraan nama ini merupakan perbandingan jenjang, bukan berarti struktur komando dan kewenangan masing-masing angkatan laut identik.
Royal Navy menggunakan pangkat Vice Admiral, satu tingkat di atas Rear Admiral dan di bawah Admiral. Royal Navy menyebut Vice Admiral sebagai tingkat promosi sebelum Admiral.[19]
Angkatan Laut Amerika Serikat menggunakan pangkat Vice Admiral. Sumber resmi Angkatan Laut Amerika Serikat menyebut Vice Admiral sebagai pangkat bintang tiga.[20]- Dalam kode kepangkatan NATO, Vice Admiral pada banyak angkatan laut ditempatkan pada tingkat OF-8. NATO, misalnya, mencantumkan seorang Vice Admiral Spanyol sebagai OF-8.[21]
Karena Indonesia bukan anggota NATO, kode OF-8 hanya dapat digunakan sebagai alat perbandingan internasional, bukan sebagai klasifikasi resmi TNI.
Kenaikan pangkat
Kenaikan ke Laksamana Madya merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel perwira tinggi. Dalam praktik, kenaikan pangkat tersebut biasanya berkaitan dengan penempatan pada jabatan bintang tiga dan dilaksanakan melalui laporan korps kenaikan pangkat setelah keputusan mengenai promosi dan jabatan ditetapkan.
TNI AL menyebut kenaikan dari pangkat Laksamana Muda ke Laksamana Madya sebagai kenaikan "dari bintang dua menjadi bintang tiga".[2] Contohnya, Denih Hendrata dilaporkan naik dari Laksamana Muda menjadi Laksamana Madya pada Februari 2024 sehubungan dengan penugasannya sebagai Pangkoarmada RI.[22]
Usia pensiun
Ketentuan usia pensiun perwira tinggi mengalami perubahan melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. UU tersebut diundangkan pada 26 Maret 2025.[23]
Pasal 53 pada pokoknya mengatur bahwa prajurit menjalani dinas keprajuritan sampai batas usia pensiun dan bahwa perwira tinggi bintang tiga dapat melaksanakan dinas sampai usia paling tinggi 62 tahun. Ketentuan pelaksanaannya kemudian diperbarui melalui Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2025, yang mengubah PP Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI.[24]
Ketentuan sebagaimana dimuat dalam artikel sebelumnya dapat diringkas sebagai berikut:
- Prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai dengan batas usia pensiun.
- Untuk perwira tinggi bintang tiga, batas usia pensiun paling tinggi adalah 62 tahun.
- Prajurit yang menduduki jabatan fungsional tertentu dapat memiliki ketentuan masa dinas sesuai peraturan perundang-undangan yang mengatur jabatan tersebut.
- Terdapat ketentuan peralihan bagi perwira tinggi yang telah mendekati usia pensiun ketika UU Nomor 3 Tahun 2025 mulai berlaku.
Ketentuan peralihan bagi perwira tinggi bintang tiga mengatur antara lain:
- yang pada saat ketentuan berlaku berusia 57 tahun, masa dinasnya sampai paling tinggi 60 tahun;
- yang berusia 56 tahun, masa dinasnya sampai paling tinggi 60 tahun; dan
- yang belum berusia 56 tahun, masa dinasnya sampai paling tinggi 62 tahun.[23]
Dalam artikel lama, batas tahun kelahiran untuk penerapan ketentuan tersebut dicatat sebagai 27 Maret 1967–26 Maret 1968 untuk kelompok usia 57 tahun, 27 Maret 1968–26 Maret 1969 untuk kelompok usia 56 tahun, dan lahir pada atau setelah 27 Maret 1969 untuk kelompok yang belum berusia 56 tahun. Penjelasan ini dipertahankan sebagai panduan praktis, tetapi penerapan terhadap seorang perwira tetap harus memperhatikan tanggal lahir, tanggal efektif peraturan, jabatan, dan ketentuan transisi yang berlaku.
Catatan
Lihat pula
- Laksamana
- Laksamana Muda
- Laksamana Pertama
- Tanda Kepangkatan TNI Angkatan Laut
- Tanda Kepangkatan TNI
- Kepangkatan Tentara Nasional Indonesia
- TNI Angkatan Laut
- Daftar Letnan Jenderal di Korps Marinir
Referensi
- 1 2 3 "Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit Tentara Nasional Indonesia" (PDF). Database Peraturan BPK. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 2010. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- 1 2 3 "Kasal: Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi Lahirkan Inovasi Wujudkan TNI AL yang Profesional". Tentara Nasional Indonesia. 6 Desember 2023. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1994. ISBN 979-407-182-X.
- ↑ "Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1973 tentang Kepangkatan Militer/Polisi dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia" (PDF). Database Peraturan BPK. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 21 Mei 1973. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1990". JDIH Kementerian Keuangan. 1990. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1997" (PDF). Database Peraturan BPK. 1997. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Kepala Bakamla RI Hadiri HLM ACF 2026 di Manila". Bakamla RI. 4 Juni 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Gubernur Lemhannas Lantik Laksdya TNI Erwin S Aldedharma sebagai Wakil Gubernur Lemhannas RI". Lemhannas RI. 29 April 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pimpinan Baharwathan Kemhan". Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Panglima TNI Pimpin Upacara Peresmian, Likuidasi Satuan, Sertijab dan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI". Tentara Nasional Indonesia. 25 Agustus 2025. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "734 Perwira Prajurit Karier TNI Resmi Dilantik, Wakasal Hadiri Praspa Reguler Gelombang I 2026". TNI Angkatan Laut. 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Tingkatkan Tata Kelola, Danwing Udara 1 Sambut Kunjungan Audit Kinerja Irjenal TA 2026". TNI Angkatan Laut. 21 Juli 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Pangkoarmada RI Resmikan Mini Golf dan Renovasi Driving Range Ewako Kodaeral VI". TNI Angkatan Laut. 10 Agustus 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Pangkormar Hadiri Peringatan HUT Ke-63 Kowal Tahun 2026". Tentara Nasional Indonesia. 7 Januari 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Pushidrosal Dorong Kolaborasi Riset Kelautan dan Serahkan Peta NKRI ke Kemendiktisaintek". TNI Angkatan Laut. 23 Juli 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "327 Siswa Diktukba TNI AL Angkatan LVI Resmi Dilantik". Kodiklatal TNI AL. 2 Juni 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "PORAL 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Soliditas dan Sportivitas Prajurit Jalasena". TNI Angkatan Laut. 16 Juli 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Perkuat Diplomasi, Delegasi KJK 2026 Laksanakan Courtesy Call kepada Pimpinan Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia dan Walikota Vladivostok". TNI Angkatan Laut. 13 Juni 2026. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Shaping your career". Royal Navy. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Pennsylvania Native, Rear Adm. Matthew Kohler, Puts on Third Star". United States Navy. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Military Representative – Spain". NATO. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Kasal Pimpin Laporan Kenaikan Pangkat 11 Perwira Tinggi di Jakarta Pusat". Tentara Nasional Indonesia. 19 Februari 2024. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- 1 2 "Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025". Database Peraturan BPK. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 26 Maret 2025. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.
- ↑ "Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2025". Database Peraturan BPK. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. 2025. Diakses tanggal 17 Agustus 2026.